DEPOK (Bisnis Jakarta) – Guna memberikan kepercayaan warga terhadap kebutuhan Pangan Asal Hewan (PAH) yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) di Kota Depok. Kepala bidang Peternakan dan Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok, Dede Zuraida mengaku tengah menggencarkan pengawasan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) rutin mengecek kondisi daging di pasar tradisional hingga modern.” Ungkapnya di Balai Kota.

Menurutnya, PAH yang beredar di Kota Depok aman dikonsumsi. Kepastian tersebut mengacu hasil inspeksi mendadak (sidak) Kementan dan pihaknya baru-baru ini. Hasilnya tak ditemukan adanya kontaminasi zat berbahaya didalam jenis PAH yang dijual.

“Kami rutin turun ke lapangan untuk memastikan PAH di setiap wilayah aman. Kota Depok sendiri setelah kami lakukan sidak, bisa dipastikan peredaran daging khususnya di retail atau swalayan aman,” ujarnya.

Kasubdit Pengawasan Keamanan Produk Hewan, Kementan M Syibli, mengatakan beberapa temuan yang didapatkan di lapangan hanya ketidaksesuaian harga pasar terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat. Namun, pihaknya telah melanjutkan temuan tersebut ke dinas terkait.

Selain itu, memberikan rasa aman. Pengawasan dilakukan untuk mengetahui jika ada rantai dingin yang tak sesuai melalui berita acara yang kami buat, maka pihak swalayan akan memperbaiki. Sehingga kualitas PAH terus terjaga.

“Dari sidak ditemukan ketidaksesuaian harga pada salah satu swalayan. Temuan tersebut telah kami teruskan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti. Kami hanya sebatas pengawasan dan pembinaan terhadap pedagang maupun swalayan tersebut,” jelasnya. (jif)