JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons usulan sejumlah pihak agar menggelar pertemuan dengan Amien Rais untuk meredakan ketegangan di akar rumput pengikut dua tokoh tersebut. Langkah ini juga dinilai penting untuk mencegah kepentingan pihak tertentu yang berupaya memperkeruh suasana.

Jokowi mengatakan tinggal diatur saja kapan waktu pertemuan tersebut. “Nanti kita atur, nanti kita atur, nanti kita atur waktunya,” kata Jokowi usai berbuka puasa bersama di kediaman Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di Jakarta, Kamis (31/5).

Saat ditanya apakah akan pergi ke Yogyakarta menemui Amien Rais, Jokowi hanya tertawa. Namun, calon presiden yabg diusung delapan partai ini menegaskan membuka pintu pertemuan meski Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu kerap menyampaikan kritik keras kepadanya. “Ya nanti waktunya kita atur,” tegasnya.

Jokowi mengatakan pertemuan itu bisa saja digelar dalam waktu dekat atau nanti. “Ya bisa dalam waktu dekat, bisa dalam waktu panjang,” tandasnya.

Di tempat sama, Ketua Umum PAN sekaligus Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan sungguh suatu kebahagiaan bagi masyarakat bila pertemuan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dengan Presiden Joko Widodo bisa terealisasi.

“Saya kira sungguh suatu kebahagiaan bagi saya, bagi kita semua. Pak Amien dan Pak Jokowi kan sama-sama Solo, walau Pak Amien tinggalnya di Yogyakarta,” kata Zulkifli.

Ketua MPR RI ini mengungkapnya sebenarnya beberapa waktu yang lalu Amien dan Jokowi sudah hampir ketemu. “Mungkin tiga bulan atau enam bulan yang lalu. Waktu itu hampir, tidak tau kenapa tidak jadi,” ujarnya.

Kali ini, Zulkifli berharap pertemuan itu bisa terwujud. Apalagi masih dalam suasana bulan suci Ramadanc silaturahmi itu sangat penting sekali. “Dengan silaturahmi itu akan paling tidak menyelesaikan separuh persoalan. Dengan ketemu itulah nilai-nilai luhur keindonesiaan kita,” katanya.

Karena itu, ujar Zulkifli, kalau pertemuan bisa terjadi dia yang paling berbahagia menyambutnya. “Saya bersedia untuk (membantu) apa pun,” tegasnya. (har)