JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Selama bulan suci Ramadan ini, beberapa wilayah di DKI Jakarta mengadakan berbagai acara. Mulai dari buka puasa bersama, bazar, sembako murah, lomba marawis,  hingga festival. Begitu juga di wilayah Matraman Jakarta Timur. Sebuah festival menyambut bulan suci Ramadhan telah digelar dan mendapat perhatian yang cukup besar dari masyarakat di sekitarnya.

Matraman Ramadan Festival, salah satu kegiatan yang diadakan di Jalan Galur Sari,  Kelurahan Utan Kayu Selatan,  Matraman,  Jakarta Timur menjadi pusat perhatian di wilayah Jakarta Timur.  Kegiatan ini berlangsung 2-3 Juni 2018 dan dikunjungi ribuan masyarakat. Matraman Ramadan Festival dibuka Walikota Jakarta Timur, Drs. Bambang Musyawardana M.Si.

Dalam sambutannya, Bambang mengatakan, kegiatan ini sangat positif dalan rangka memeriahkan bulan suci Ramadan, menyambut Idul Fitri 1439 H,  ulang tahun Jakarta 491, membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan,  sembako murah,  dan menghibur masyarakat dengan lagu-lagu religi.

“Kegiatan yang positif ini membantu masyarakat sekitar wilayah Matraman.  Daripada jauh-jauh belanja lebih baik dekat-dekat sini belanjanya. Terima kasih kepada panitia yang sudah menyelenggarakan festival ini,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Matraman Ramadan, Jack Newa, menjelaskan, kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Nurani,  Kecamatan Matraman, Oke Oce Matraman,  Polsek Matraman,  Koramil Matraman.

“Kami penggiat UMKM,  seni budaya,  dan kuliner Betawi di wilayah Matraman. Kami berterima kasih atas dukungan Bapak Walikota Jakarta Timur,  Camat Matraman,  Muspika,  Oke Oce Matraman,  dan lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti 80 UMKM, potensi lokal wilayah,  seperti marawis, band-band religi,  kuliner,  lomba tabuh beduk,  kultum jelang berbuka, 2000  takjil gratis, dan lainnya. Jack menambahkan,  kegiatan ini menjadi media silahturahmi warga Matraman dan promosi para kader binaan oke Oce Matraman dengan berbagai produk yang ditampilkan.

“Dengan kegiatan ini kami juga menyerukan ajakan moril, khususnya generasi muda untuk menjauhi narkoba,  cegah tawuran,  dan berkreasi melalui pagelaran seni budaya religi,” ungkapnya.

Sebelum penutupan acara yang dilkukan oleh Camat Matraman, Drs.Achmad Salahudin, M. Si, Minggu (3/6), dilakukan berbagai rangkaian kegiatan,  seperti tabuh beduk dan penampilan band religi. (grd)