Paris ( Bisnis Jakarta ) – Petenis Italia Marco Cecchinato melaju ke perempat final Prancis Terbuka dengan mengejutkan unggulan kedelapan asal Belgia David Goffin, dengan skor 7-5, 4-6, 6-0, 6-3 pada Minggu.

Petenis peringkat 72 dunia Cecchinato, yang sebelumya tidak pernah melewati putaran pertama Grand Slam, akan berhadapan dengan juara 2016 Novak Djokovic asal Serbia.

“Bagi saya ini adalah impian, saya benar-benar bahagia,” kata Cecchinato di tepi lapangan.

“Dan sekarang saya bermain di perempat final, tidak dapat dipercaya.” “Forza Italia,” tambahnya kepada segelintir penggemar asal Italia di Lapangan Suzanne Lenglen.

Cecchinato (25) dapat ditemani kompatriotnya Fabio Fognini di delapan besar, di mana Fognini akan bermain melawan unggulan ketiga asal Kroasia Marin Cilic pada Senin.

Seandainya Fognini menang, ini akan menjadi kedua kalinya sejak tenis menjadi profesional pada 1968 di mana Italia memiliki lebih dari satu petenis di perempat final kategori tunggal putra Grand Slam.

Satu-satunya pertemuan lain adalah di Roland Garros pada 1973, ketika Paolo Bertolucci dan Adriano Panatta mencapai delapan besar.

Fognini merupakan petenis putra Italia terakhir yang mencapai perempat final di Paris pada 2011.

Cecchinato menemukan beberapa sudut menentang gravitasi untuk mengecoh Goffin pada set pertama.

Petenis Belgia itu menghadapi lebih banyak “break point” pada gim keempat set kedua, namun mampu mengatasinya dan setelah mendapatkan perawatan untuk sikunya yang sakit, ia mematahkan serve lawannya untuk mengubah skor menjadi 4-3 sebelum menyamakan kedudukan.

Bagaimanapun, Cecchinato yang berasal dari Sisilia, menggebrak pada set ketiga, ketika ia mengamankan kemenangan ketika pukulan smash Goffin mengenai net.

Setelah bertukar break pada awal set keempat, Cecchinato mematahkan serve Goffin dengan pukulan backhand untuk unggul 5-3.

Cecchinato mempertahankan ketenangannya dan memenangi gim selanjutnya dengan “love”, mengakhiri pertarungan dengan pukulan backhand.(ant)