DEPOK (Bisnis Jakarta) – Ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Damkar, Pokdar Kamtibmas, Pramuka, serta tim gabungan PMI, Senkom, dan Orari diturunkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2018 di Kota Depok. Hasilnya tak kurang dari 578 bakal menggelar operasi selama 18 hari mulai 7-24 Juni 2018 mendatang.

“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan jelang Hari Raya Idulfitri. Pengamanan yang akan dilakukan meliputi tempat objek vital dan pengamanan arus mudik serta arus balik,” ujar Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiarto, Kamis (07/06).

Iya menjelaskan, sebanyak lima Pos Pengamanan (Pos Pam) juga dibuat di beberapa tempat keramaian di Kota Depok. Dengan Pos Pam ini, diharapkan dapat melayani masyarakat yang akan merayakan Idulfitri 1439 Hijriah.

“Lima Pos Pam yang telah kita dirikan tersebut di simpang Tol Cijago Jalan Raya Bogor, Margo City, McD Cibubur Jalan Transyogi Cimanggis, Terminal Depok, dan simpang Dinasty Limo. Personel kami siagakan di lokasi tersebut,” jelasnya.

Nantinya, saat malam takbiran dan Salat Idulfitri, pihaknya bersama unsur Forkopimda lainnya, juga melakukan pengamanan. Serta melakukan pemantauan situasi keamanan di wilayah Depok.

“Kami mengajak warga berperan serta dalam menjaga kondusivitas dari masalah gangguan kamtibmas menjelang Lebaran, maupun sesudah Lebaran,” katanya. (jif)