JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Kementerian Perhubungan melepas pemberangkatan pertama angkutan motor gratis dengan menggunakan kereta api. Pada pemberangkatan pertama untuk Lintas Selatan 1 ini, sebanyak ± 274 motor telah diangkut dengan KA menuju Stasiun Kutoarjo melalui Stasiun Kiaracondong. Setelah itu juga pada malam harinya pukul 11 malam juga akan dilepas pemberangkatan pertama untuk Lintas Utara menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi serta pemberangkatan pertama untuk Lintas Selatan 2 menuju Stasiun Blitar melalui Stasiun Purwokerto dengan total motor gratis yang diberangkatkan dari stasiun Jakarta Gudang pada hari ini sekitar 1034 motor.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri mengatakan, pelaksanaan kegiatan Angkutan Motor Gratis (motis) ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik terutama para pemudik yang terbiasa menggunakan sepeda motor. :Kami berharap para pemudik mau memanfaatkan program mudik motor gratis ini, karena selain dengan kereta api, Pemerintah juga akan mengangkut secara gratis sepeda motor pemudik dengan truk dan kapal laut,” ujar Zulfikri.

Zulfikri mengatakan, semenjak dibuka pada awal Februari lalu, jumlah peserta motis arus mudik telah mencapai ± 9.095 peserta dengan peserta motis contraflow sebanyak ± 731 peserta. Sedangkan peserta motis pada arus balik, jumlah peserta sebanyak ± 9.133 dengan peserta contraflow sebanyak ± 325 peserta. Dari total kuota motis sebanyak 19.136 yang disediakan oleh Pemerintah di tahun 2018 ini, sudah hampir 100% kuota tersebut terpenuhi, terutama pada Lintas Selatan 1 dan Lintas Selatan 2. Sedangkan Lintas Utara sudah mencapai ±92%.

Namun, untuk tingkat ketersediaan kuota contraflow masih sangat banyak. Dari total kuota sebanyak 19.136, saat ini peserta yang mendaftar sebanyak ±1.028 peserta. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat untuk mau memanfaatkan kesempatan ini, karena pendaftaran masih dibuka hingga tanggal 24 Juni 2018. “Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, animo peserta motis tahun ini sangat baik, Pemerintah sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik  dengan memanfaatkan program motis ini”, pungkas Zulfikri.

Pemerintah berharap, di tahun-tahun berikutnya masyarakat tidak lagi menggunakan sepeda motor untuk melakukan perjalanan mudik, tetapi mau mengalihkan sepeda motornya untuk diangkut menuju daerah tujuan dengan fasilitas gratis yang disediakan pemerintah yaitu kereta api, truk dan kapal laut selama penyelenggaraan angkutan lebaran, agar perjalanan mudi dapat berjalan lancar, aman dan selamat.

Untuk diketahui, penyelenggaraan angkutan motor gratis dengan kereta api ini merupakan yang ke-6 kali, setelah sebelumnya dilaksanakan untuk pertama kalinya pada tahun 2013 lalu. Untuk tahun 2018 ini, pendaftaran peserta motis telah dilaksanakan sejak tanggal 9 Februari lalu.

Pendaftaran ini ditujukan untuk pendaftaran peserta motis secara online maupun pendaftaran langsung ke stasiun ditunjuk yang pesertanya difasilitasi untuk pembelian tiket KA Ekonomi PSO maupun Ekonomi Non PSO.

Sedangkan untuk pendaftaran langsung ke stasiun ditunjuk yang tidak difasilitasi pemesanan tiket dibuka sejak tanggal 9 Mei 2018 lalu. Sedangkan peserta motis yang kendaraanya angkut diangkut secara contraflow, pendaftaran juga sudah dilayani sejak 9 Mei 2018 lalu. Keseluruhan kegiatan pendaftaran ini akan berakhir pada tanggal 24 Juni 2018. (son)