JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Kapten Tim Persija Ismed Sofyan berharap PSSI menjadikan Piala Dunia Rusia sebagai momentum perbaikan terutama terhadap kualitas kompetisi sepakbola nasional.

“Karena dari kompetisi akan melahirkan timnas yang bagus, kalau kompetisi tidak benar apa yang mau diharapkan dari timnas. Sekarang yang terjadi pada sepakbola kita kan yang sangat menonjol wasit yang jadi permasalahan,” ungkap mantan pemain nasional itu dilansir dari kantor berita Antara, Minggu (17/6).

Ismed menganggap kesuksesan suatu pertandingan tergantung terhadap kepemimpinan wasit di lapangan yang terjadi persoalan pecah kongsi pada awal kompetisi Liga I.

“Banyak klub yang tidak puas dengan kinerja wasit. Federasi harus segera ambil langkah solusi apa yang harus dilakukan,” tutur Ismed.

Hal lain yang perlu diperbaiki pada tubuh PSSI menurut pemain asal Aceh itu adalah transparansi dalam segala hal. Termasuk sanksi terhadap wasit yang tidak profesional saat memimpin pertandingan.

“PSSI juga harus membenahi kompetisi usia dini dengan memasukkan materi fairplay untuk membentuk kompetisi sehat karena banyak terjadi pencurian usia,” ucapnya.

Ismed memandang PSSI harus banyak belajar dari segala hal dan tidak hanya mencari keuntungan semata, serta mengharapkan petinggi PSSI berkomitmen memajukan sepakbola nasional melalui kompetisi sehat dan sesuai aturan.

Bek Persija tersebut juga menggarisbawahi berbagai fasilitas di lapangan yang belum memadai sesuai standar Federasi Sepak Bola Asia (AFC), seperti ruang ganti dan kamar mandi. (grd)