JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Kesulitan juara bertahan di laga perdana, kembali tersaji dalam Piala Dunia 2018. Dalam pertandingan pertama Grup F Piala Dunia 2018 di Stadoin Luzhniki, Minggu (17/6) malam waktu Indonesia barat, seolah menjadi kutukan, Jerman yang berlabel juara bertahan dipaksa menyerah dari Meksiko dengan skor 0-1. Kekalahan juga dialami Spanyol yang menjadi juara bertahan pada gelaran yang sama empat tahun lalu. Saat itu, Spanyol dikalahkan Swiss dengan angka sama, 0-1.

Jika di dua laga berikutnya Jerman tak berbenah, bukan mustahil tim asuhan Joachim Low akan mengikuti tradisi lama, di mana juara bertahan di dua gelaran Piala Dunia sebelumnya, gagal lolos grup. Mereka adalah Italia di Piala Dunia 2010, dan Spanyol (2014). Pada laga berikutnya, Jerman akan ditantang Swedia, dan di pertandingan terakhir grup akan menghadapi wakil Asia, Korea Selatan.

Pertandingan antara Jerman versus Meksiko, berjalan terbuka sejak awal. Meksiko lebih dulu mendapat peluang melalui Javier Hernandez dan Hirving Lozano. Tak butuh waktu lama bagi Jerman untuk merespons serangan Meksiko. Timo Werner menghadirkan peluang sekaligus ancaman ke gawang El Tri yang dikawal Guillermo Ochoa. Mats Hummels pun turut merangsek ke depan dan membantu serangan Jerman di awal pertandingan.

Jerman tak lantas dominan, Meksiko mampu meredam agresivitas lawan dan berbalik mengambil alih penguasaan bola dan membuat Manuel Neuer sibuk. Manuel Neuer tidak mampu menyelamatkan gawang dari tembakan Hirving Lozano.

Die Mannschaft yang berupaya melakukan serangan terganggu dengan transisi positif Meksiko yang cukup baik. Setelah beberapa kali berbalas serangan, Meksiko membukukan keunggulan pada menit ke-35. Serangan balik cepat dari Meksiko berhasil dituntaskan Hirving Lozano yang menerima umpan dari Hernandez. Tembakan kencang Lozano dari dalam kotak penalti tidak dapat dihentikan Neuer.

Empat menit berselang, Jerman memiliki peluang emas lewat tendangan bebas Toni Kroos. Ochoa masih mampu menghalau bola yang kemudian membentur mistar gawang. Lini tengah Jerman yang tidak dapat melapis pertahanan dimanfaatkan oleh Meksiko. Beberapa kali Andres Guardado dan kawan-kawan berhasil melakukan fast break. Namun proses yang masih kurang lancar membuat Meksiko gagal menambah gol. Skor 1-0 untuk Meksiko bertahan hingga wasit Alireza Faghani meniup peluit tanda jeda.

Memasuki babak kedua, Jerman tampil mendominasi. Lewat permainan dengan umpan-umpan pendek, Thomas Mueller dan kawan-kawan mampu mendikte permainan Meksiko. Praktis di babak kedua, tak ada peluang bagi Javier Hernandez dan kawan-kawan untuk menambah gol.

Meski melakukan tiga kali pergantian pemain, tetap tak mampu menolong Jerman dari kekalahan. Skor 0-1 tetap tak berubah, hingga wasit meniup peluit panjang. (grd)