Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Agung Budi Maryoto.

BOGOR (Bisnis Jakarta)  – Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Agung Budi Maryoto, mengapresiasi proses pelaksanaan Pemilihan kepala Daerah di Jawa Barat baik untuk Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota 2018 yang dilaksanakan secara serentak berlangsung aman dan lancar.

“Sukur alhamdulillah semua aman dan lancar,” kata Kapolda Jawa Barat, di kantor KPU Bogor, di Jalan Raya Tegar Beriman, Kompleks Pemda, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurut kapolda, proses dan tahapan pemilukada serentak di wilayah Jawa Barat mulai dari tahapan masa kampannye, waktu pencoblosan, bahkan hingga sekarang ini proses penghitungan surat suara manual yang masih dilaksanakan di kantor KPU dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Kami bersama jajaran TNI dan instansi terkait lain akan terus mengawal dan menjaga agar semuanya berlangsung aman,” tegasnya.

Ia juga minta kepada para kandidat maupun para tim pengusung, pendukung dan warga Kabupaten Bogor secara umum untuk bisa saling menahan diri dan bersabar untuk tidak saling klaim kemenangan, dalam Pilkada Pemilihan Bupati Bogor sebelum ada keputusan resmi hasil perhitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Mari kita sama-sama hormati dan tunggu hasil resmi yang nanti akan disampaikan oleh KPU Bogor,” sarannya.

Aksi saling klaim kemenangan dalam ajang Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor itu terjadi antara pasangan No.02, yakni Hj. Ade Yasin – Iwan Setiawan (Hadist) dengan pasangan No. 3, Jaro Ade – Ingrid Kansil (Jadi). Dimana Keduanya telah menganggap hasil quick count (penghitungan cepat) oleh lembaga independen maupun tim internal menyatakan lebih unggul dibanding pasangan lain.

Menanggapi persoalan tersebut, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bogor dengan tegas telah meminta semua pasangan calon maupun timnya untuk dapat saling menahan diri untuk tidak saling klaim, sampai ada keputusan resmi dari KPU yang nanti akan disampaikan secara terbuka dalam pelno KPU Bogor. (bas)