TANGSEL (Bsnis Jakarta) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpaksa harus memperpanjang kontrak gedung untuk mereka bekerja. Hal ini lantaran, proyek pembangunan gedung DPRD hingga kini belum juga rampung. “Untuk sewa kantor (lantai 3 gedung IFA) diperpanjang sampai pembangunan selesai,” ungkap Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Kota Tangsel, Achmad Suherman.

Lebih lanjut Achmad mengatakan, jika proyek gedung sudah rampung, maka segala aktivitas kegiatan parlemen pindah ke gedung baru di Jalan Pahlawan Seribu. “Sampai masa rencana gedung DPRD yang baru sudah selesai dan dalam waktu dekat sudah bisa digunakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan dan Perkantoran, Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel, Hendri Sumawijaya mengatakan, pembangunan gedung DPRD setempat ini sudah menjalani tiga tahap pengerjaan dengan anggaran yang sudah digelontorkan sebesar Rp113 miliar.

Rinciannya, tahap pertama sebesar Rp27 miliar, tahap kedua Rp50 miliar, serta tahap ketiga Rp36 miliar. Direncanakan, Juni 2018, fase lelang untuk pembangunan tahap keempat mulai berjalan. “Mau masuk persiapan tahap empat. Lelang interior, lift, dan sarpras (sarana dan prasarana). Anggarannya Rp 18 miliar,” tandasnya. (nov)