TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Pasca liburan idul fitri, permohonan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan e-KTP di kota Tangerang Selatan (Tangsel) membludak. Salah satunya di kecamatan pondok aren yang antriannya terjadi sejak pagi hari sebelum jam kerja kantor dimulai. “Warga yang datang ke Kecamatan Pondok Aren, rata-rata didominasi oleh warga yang mengurus permohonan pembuatan KK dan e-KTP,” ungkap Koordinator Pelayanan Kependudukan pada kantor Kecamatan Pondok Aren, Fakhruroji.

Lebih lanjut Fakhruroji mengatakan, untuk mengatasi membludaknya permohonan tersebut, pihaknya membatasi jam pendaftaran pemohon hingga jam 12 siang.

Fakhruroji menambahkan, membludaknya warga yang ingin mengurus pembuatan KK, salah satunya untuk keperluan mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah Taman Kanak-Kanak hingga ke sekolah dasar. Sedangkan untuk pembuatan e-KTP, rata-rata didominasi oleh para pemohon berusia 18 tahunan atau yang baru keluar dari jenjang pendidikan SMA/sederajat.

“Karena ini tahun ajaran baru, kebanyakan warga mengurus KK untuk keperluan menyekolahkan anak-anaknya. Kalau pemohon e-KTP, kebanyakan yang baru keluar SMA,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Pondok Aren, Hendra mengatakan bahwa warga yang membuat KK dan e-KTP, setiap hari mencapai 200-300 orang. Hal ini mengacu pada berkas yang diajukan setiap kecamatan untuk diberi paraf oleh Sekretaris Kecamatan.”Setiap harinya ada 200 hingga 300 pemohon pembuatan KK dan e-KTP. Karena sebelum naik keatas, saya yang paraf berkas itu,” tandasnya. (nov)