Waspada Tularkan Penyakit, Petugas Gencarkan Vaksin Hewan Peliharaan

DEPOK (Bisnis Jakarta) – Untuk meminimalisir penularan penyakit hewan kepada manusia, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok, menyambangi komunitas dan warga pencinta hewan agar peliharaannya diberi vaksin rabies yang diklaim secara gratis. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Depok, Dede Zuraida mengaku Pemerintah Kota (Pemkot) Depok biasanya melakukan pencegahan dengan dipusatkan di Puskeswan atau membuka stan di Pasar Tani. Namun kini, dengan cara jemput bola dinilai ke pemilik hewan peliharaan dirasa lebih efektif.

“Sejak satu bulan terakhir, kami menyambangi rumah warga yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing, musang dan kera untuk dilakukan vaksin antirabies. Kami juga bekerja sama dengan pihak kelurahan untuk data warga yang memiliki hewan peliharaan tersebut,” ujar di Depok.

Selain vaksin, pihaknya juga mengambil sampel darah setelah hewan divaksin untuk mengetahui titer antibodi di dalam tubuh hewan peliharaan. Sampel darah tersebut, nantinya akan dibawa ke laboratorium Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) DKI Jakarta atau pun Kota Bogor untuk diuji.

“Setelah teliti akan terlihat vaksin itu efektif atau tidak. Namun jika tidak, hewan akan diobservasi lebih dalam dan dalam berapa bulan pemilik hewan akan disambangi petugas,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dilakukan untuk meminimalisir penyakit dari gigitan hewan yang diduga terjangkit rabies. Meski demikian, Sejauh ini pihaknya mengakui belum ada kasus penyakit rabies yang mengkhawatirkan. Kalau pun ada, manusianya bisa tertolong. “Semoga dengan upaya tersebut, bisa menekan kasus penularan rabies dari hewan ke manusia,” ujarnya. (jif)