JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Idealnya, sarapan harus memenuhi semua kebutuhan asupan gizi tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral dan air. Namun, sebelum beraktivitas fisik, sekurang-kurangnya asupan kalori harus terpenuhi. Teh manis hangat misalnya, bisa menjadi pilihan. Demikian dikatakan dr. Ulul Albab, SpOG dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam kampanye “Sarapan Bernutrisi agar Perut Terisi Siap Konsentrasi” di Jakarta, Selasa (31/7).

Kampanye ‘Sarapan Bernutrisi Agar Perut Terisi Siap Konsentrasi’ dihadiri Jonathan Setiadi, Marketing Manager Senior, Healthy Food Division Mayora; Prof. Dr. Hardinsyah, MS, Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Perwakilan IDI, Dr Ulul Albab, SpOG dan Andareta, dan Atlet Sport Stacking.

Soal waktu sarapan, Ulul menyarankan, agar sarapan dilakukan 1-2 jam sebelum berolahraga dan sebelum pukul 9.00 pagi. “Sarapan batasannya jam 9 pagi. Jenis sarapan juga menentukan, bagaimana asupan itu berkaitan dengan perjalanan makanan dari mulut ke kerongkongan, ke lambung, usus besar, ke usus 12 jari kan perlu waktu. Rata-rata dianjurkan 1-2 jam setelah sarapan baru melakukan olahraga,” papar Ulul.

Tahun ini, Energen kembali menunjukkan komitmen untuk menggalakkan kesadaran masyarakat mengenai fakta seputar keharusan mengkonsumsi sarapan yang bernutrisi karena faktanya ‘Tidur malam 8 jam seperti Berpuasa’ dimana tubuh tidak menerima asupan apapun selama tidur malam, sementara organ tubuh tetap bekerja.

Untuk itu, Energen kembali berupaya mensosialisasikan pentingnya membiasakan keluarga menyantap sarapan pagi bernutrisi setiap hari dengan segelas Energen hangat yang kaya akan nutrisi agar tetap produktif.

Sarapan adalah aktivitas yang harus dilakukan untuk mengawali hari, tidak hanya sekedar sarapan namun harus memenuhi 25% sumber energi yang dibutuhkan untuk beraktifitas sepanjang hari.

Pendapat ini terasa relevan dan sudah terbukti secara ilmiah. Sarapan merupakan bagian gaya hidup sehat yang sebaiknya tidak dilewatkan dan sangat penting dilakukan karena faktanya tubuh tetap membutuhkan energi untuk bekerja bahkan saat kita tertidur karena organ tubuh tetap bekerja.

Segelas Energen yang diperkaya dengan susu bernutrisi, sereal mengenyangkan, di tambah telur dan sigmavit yaitu vitamin dan mineral, mampu dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi untuk mengembalikan energi. (son)