Festival Kuliner Nusantara HJB 2018

Para pengunjung Festifal Kuliner Nusantara HJB Bogor ke-536 tahun 2018, di lokasi Mall Botani Squre, Kota Bogor

BOGOR (Bisnis Jakarta) – Festival Kuliner Nusantara tahun 2018, dengan menghadirkan menu khas Jawa Barat, ‘Laksa’ hadir di lokasi outdoor pelataran parkir, Mall Botani Squre, Baranangsing, Kota Bogor.

Penanggung Jawab Kegiatan, Rika Riana Dewi, mengatakan Festival Kuliner Laksa dalam rangka memriahkan Hari jadi Bogor (HJB) ke-536 tahun 2018, dengan jumlah peserta terbanyak dan baru kali pertama digelar di Kota Bogor. “Ini jumlah pesertanya lebih dari 100 orang chef, pelajar SMK jurusan Tata Boga dan sejumlah pelaku UMKM yang ada di Kota Bogor,” kata Rika, di lokasi Festival. Senin, (30/07).

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bogor itu menyampaikan, bahwa semua menu rasa Laksa yang disajikan dalam ajang tersebut disajikan secara gratis untuk para tamu dan pengunjung. “Ada 1000 lebih porsi menu laksa, dengan 100 jenis pilihan rasa yang berbeda kita sajikan diajang ini. Kami juga menggelar ajang fasion show batik Bogor, pentas musik dan stan pameran hasil-hasil kerjinan UMKM warga Bogor,” jelasnya.

Riana mengatakan, acara tersebut terselengara berkait kerjasama yang baik atara Disparbud, panitia HJB, pengelola Mall Botani, pelaku UMKM, PHRI dan sejumlah sekolah SMK yang ada di Kota Bogor. “Antusiasme pengunjung ternyata sangat tinggi. Untuk itu kami di disprbud akan terus berupaya mendorong ajang seperti dalam upaya mempopulerkan kembali laksa ini sebagai salah satu jenis makanan tradisinal khas Nusantara yang ada di Kota Bogor,” ujarnya.

Dedeh (56), salah satu pengunjung pada ajang tersebut berharap, bahwa Festival Kuliner Khas Bogor ini tidak hanya berhenti dalam ajang tersebut. Tapi yang terpenting bagaimana ada kebijakan nyata dari Pemkot Bogor dalam mendorong tumbuh kembangnya usaha UMKM yang ada di kotanya. “Kalau bisa saya usul ini dapat dijadikan agenda rutin tahunan, pada setiap acara atau ajang-ajang besar yang ada di Kota Bogor,” harapnya. (bas)