TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Ratusan peserta didik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti rangkaian kegiatan lawatan ke monumen bersejarah dan seminar pendidikan karakter.

Kegiatan ini bertujuan membentuk pondasi dalam kehidupan peserta didik agar terbentuknya generasi yang berkualitas serta mampu hidup mandiri dan memiliki prinsip kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan. “Ada program-program Dindikbud ke arah sana, penguatan pendidikan karakter dan lawatan sejarah daerah atau Laseda,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Taryono.

Lebih lanjut Taryono mengatakan, kegiatan tersebut menghubungkan dimensi moral dengan ranah sosial. Ratusan peserta didik bertandang menuju Taman Makam Pahlawan Seribu di Kecamatan Setu, menumpang tujuh unit armada bus. Di lokasi itu, para siswa-siswi diberikan pengetahuan tentang sekilas sejarah para pahlawan dalam memperebutkan serta mempertahankan kemerdekaan melalui Peristiwa Lengkong. “Laseda bermaksud menggali, menjaga, melestarikan, membina dan mengembangkan kebudayaan yang ada di Kota Tangerang Selatan,” imbuhnya.

Taryono berharap ratusan pelajar yang menghadiri acara tersebut akan tumbuh pemahaman akan Pancasila dan kebhinekaan yang membuatnya jadi berprestasi kelak. “Kita berharap meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap Pancasila,” pungkasnya. (nov)