TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Persatuan Masyarakat Batak (PMB) Tangerang Selatan (Tangsel) bersatu memberikan sumbangan 500 jaket untuk nelayan di danau toba. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk empati terhadap tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara 18 Juni 2018 silam.

“Kami masih bersedih atas kejadian tersebut. Maka dari itu, kami akan melaksanakan aksi sosial di sekitaran Danau Toba dengan memberikan life jacket kepada nelayan kecil yang ada di lingkungan Danau Toba. Target kami, 500 life jacket,” ungkap Ketua PMB Tangsel, Ucok A.H Siagian.

Lebih lanjut Ucok mengatakan PMB Kota Tangsel akan mengadakan aksi sosial di Danau Toba dengan tema “Peduli Danau Toba”. Menurutnya, rencana aksi sosial ini akan dilaksanakan pada bulan September mendatang. Ucok beralasan bahwa, nelayan kecil di Danau Toba masih belum mendapat perhatian.

“Bukan hanya kapal besar saja, tetapi kapal kecil yang digunakan nelayan harus benar-benar safety. Kami juga akan berkordinasi dengan Dinas Pariwisata disana, untuk teknis lebih lanjutnya. Semoga dengan apa yang akan dilakukan oleh PMB Tangsel dapat memacu pengusaha lain untuk memberikan perhatian kepada nelayan kecil,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia “Peduli Danau Toba”, Maringan Sihotang mengatakan, ada beberapa tahap yang akan dilalui seperti pengumpulan dana dan persiapan lainnya. “Setelah kordinasi dengan anggota PMB lainnya, penggalangan dana dilakukan secara individu maupun organisasi. Penggalan dana ini akan dilakukan selama bulan Agustus dan saya optimis 500 life jacket bisa terkumpul,” tandasnya. (nov)