JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Sembilan partai politik pendukung telah menyiapkan 27 orang yang akan dimasukan ke dalam tim kampanye nasional pemenangan calon presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019 mendatang.

Nama-nama tersebut akan diumumkan pada pertemuan antarsekjen parpol pada hari ini, Senin (6/8/2018).

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan para sekjen pendukung Jokowi sudah menyelesaikan struktur dan agenda bersama serta menyusun visi dan misi koneksitas antara Nawacita pertama kedua dan visi 2045.

Maka kemudian tiap sekjen membawa 3 orang yang satu itu untuk war room, kemudian satu orang untuk pendalaman visi misi presiden dan satu orang untuk agenda strategis ke depan,” kata Hasto disela-sela Pembekalan Caleg DPR RI dari PDIP di Hoyel Mercure, Jakarta, Minggu (5/8).

Aktivitas tim kampanye nasional akan dipusatkan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat. Pada Pilpres 2014 lalu yang berhasil memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai capres dan cawapres terpilih.

“Kami laksanakan di Posko Cemara, di tempat center Pak Jokowi-JK waktu itu,” ucap Hasto.
Terkait dengan adanya keterlibatan struktur tim kampanye lain di luar partai politik, Hasto mengatakan akan ada direktorat khusus yang akan menangani para relawan. Pasalnya, dalam struktur tim kampanye, semua harus solid dan koordinasi yang ada harus berjalan lebih efektif.

“Semua satu kesatuan tim kampanye, karena ini berbeda dengan yang lalu. Kalau dulu kan Pileg-Pilpres terpisah, sekarang kan jadi satu,” katanya.

Hasto mengatakan diperlukan tim yang solid, handal, efektif untuk mengorganisir seluruh komponen rakyat di dalam pemenangan Pilpres tersebut. “Karena itulah ini harus satu komando dengan arahan yang cukup jelas,” tegasnya. (har)