Pemilihan Cawapres Jokowi Ikuti Pola Nasionalis-Religius

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) yang mengungkap kisi-kisi cawapres pendamping Jokowi. Kisi-kisi melalui akun di media sosialnya usai bertemu Jokowi di Bogor, Selasa (7/8/2018).

“Siapa cawapresnya? Yang jelas dia melengkapi pelangi NKRI, di mana presiden dan wapres selalu mengikuti pola nasionalis-religius sebagaimana sejak Desember 2017 lalu secara konsisten saya sampaikan. Dia juga memiliki pengalaman paling luas dalam segala ranah pemerintahan,” tulis Romi di akun Twitter-nya, @MRomahurmuziy, Rabu (8/8).

Dalam ciutan lainnya, Romi mengatakan sosok yang disebutnya berinisial M itu juga memenuhi kriteria dan masuk dalam daftar 10 nama bakal cawapres Jokowi yang pernah dirilisnya bulan lalu.

“Dia juga mewakili warna religiusitas ormas Islam terbesar di Indonesia serta sudah malang-melintang dalam aneka jabatan publik sejak reformasi. Dan yang pasti, seperti sudah saya tegaskan tidak akan keluar dari 10 nama yang saya pernah saya sampaikan Juli lalu,” sambung Romi.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Taufiqulhadi menilai dari sosok yang diungkap itu, sosok Mahfud MD memenuhi kualifikasi sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi Widodo.

Penegasan disampaikan anggota Komisi III DPR RI itu menjawab sosok Mahfud MD yang dianggap memenuhi semua kriteria seperti yang diungkap Romi. “Kami menganggap juga Pak Mahfud memenuhi semua kualifikasi jadi wapres,” kata Taufiqulhadi, kemarin.

Dalam pandangannya Mahfud MD dianggap sebagai sosok yang dekat dengan kalangan Islam. “Ia dekat dengan semua ormas Islam. Dia adalah negarawan karena ia pernah hakim MK. UU MK mensyaratkan hakim MK terpilih memiliki kualifikasi kenegarawanan. Di masa Pak Mahfud, MK sangat dihormati,” kata Taufiqulhadi.

Mahfud juga dianggap memenuhi kualifikasi sepeti yang diungkap Romi. Ia pernah menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB pada 2002-2005. Mahfud juga dikenal sebagai akademisi karena masih tercatat sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.

Mahfud juga diketahui malang melintang dalam berbagai jabatan strategis antara lain Ketua Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Menteri Pertahanan, anggota MPR/DPR RI dan sejumlah jabatan lain.

Dari fakta di atas, Taufiqulhadi mengaku tidak berkeberatan apabila Mahfud MD dipilih Jokowi sebagai cawapres. “Sekiranya Mahfud yang ditetapkan, NasDem akan sepenuhnya mendukung keputusan Pak Jokowi itu,” ujarnya. (har)