TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Tersangka utama tawuran pelajar di Jalan Raya Puspiptek Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengakibatkan Ahmad Fauzan alias Ojan meninggal berhasil diamankan Tim Vipers Polres Tangsel. Sebelumnya, pelaku berinisial FF (18) diketahui diajak sang paman untuk bersembunyi di rumahnya di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

“Pelaku dijemput oleh pamannya dan diajak bersembunyi. Setelah 10 hari, akhirnya keluarga pelaku menyerahkan kepada kami tiga hari lalu,” ungkap Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan.

Menurut pelaku, dirinya melemparkan parang ke arah korban yang merupakan siswa kelas XII SMK Sasmita Jaya 1 dengan jarak 1 meter. Parang tersebut menancap sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia setelah melakukan 3 kali operasi pada 7 Agustus lalu.

“Selain itu, sebanyak 16 siswa teridentifikasi mengikuti tawuran. Diketahui juga, tawuran ini terjadi karena janjian di medsos dan masing-masing pihak mempersiapkan diri untuk melakukan tawuran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Bhipuri Serpong, Sutrisno mengatakan lima siswa yang terlibat tawuran dikeluarkan dari sekolah. Tindakan tegas tersebut diambil lantaran mereka melakukan kesalahan fatal, tak bisa ditoleransi. Pihaknya juga sudah memanggil orangtua serta siswa yang terlibat aksi tawuran.

“Sebelum masuk sekolah, siswa sudah dibuat perjanjian dengan orangtua. Intinya di perjanjian itu ada beberapa poin, mencakup masalah yang tidak bisa ditoleransi seperti menikah, menghamili, berkelahi dengan senjata sajam kemudian narkoba. Dan, kasus ini kami sudah mengeluarkan 5 siswa yang terlibat termasuk tersangka ini,” pungkasnya.  (nov)