JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Calon Presiden RI Joko Widodo memberikan arahan terhadap kebijakan-kebijakan strategis kepada tim kampanye pemenangan nasional di Rumah Pemenangan Jokowi di Jalan Cemara No. 19, Menteng, Jakarta, Minggu malam (12/8).

“Ketika bicara program, itulah yang harus memenuhi harapan dari semua kelompok masyarakat, kelompok umur, kemudian kelompok-kelompok berbasis agama dan profesi,” kata Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani di Posko Pemenangan Jokowi, semalam.

Rapat bersama Capres Jokowi tersebut merupakan rapat finalisasi tim kampanye nasional bersama sekjen partai politik Koalisi Indonesia Kerja. Dia menjelaskan, Presiden Jokowi telah mengusung program kerja yang di beri nama Nawacita. Visi misi Nawacita dirasakan cukup berhasil membangun perekonomian dan pembangunan infrastruktur Indonesia.

Kendati demikian, Arsul mengakui perlu ada penyempurnaan konsep Nawacita I untuk membangun Indonesia di masa depan. Saat ini, sudah ada program visi misi yang mengerucut akan diputuskan.

Rapat-rapat para sekjen partai nantinya akan merumuskan visi misi untuk memenuhi semua kalangan. “Misal program berbasis kelompok umur itu kan ada. Apa sih untuk pemilih milenial gitu ya, yang berbasis agama itu juga ada,” jelas Arsul.

Sementara itu, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan para sekjen parpol koalisi Indonesia Kerja membahas mengenai pembentukan tim kampanye dari pusat sampai daerah.

Seluruh prosedur mekanisme hal tersbut sudah terselesaikan, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. “Tim kampanye ini juga merupakan integrasi representasi dari partai politik relawan, para tokoh yang telah melihat bagaimana kepemimpinan Pak Jokowi betul-betul memberikan arah yang lebih baik bagi Indonesia,” ucap Hasto.

Selain itu, memperpanjang para sekjen partai juga menindaklajuti rumusan visi misi yang telah dikoordinasikan oleh Teten Masduki dan Pramono Anung. “Koordinasi tersebut untuk semakin memantapkan langkah yang harus diambil oleh tim kampanye nasional,” imbuhnya.

Adapun para sekjen yang hadir ialah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Platte, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan. (har)