JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf mengumpulkan para perwakilan relawan pemenangan pasangan capres cawapres Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Rencananya para relawan akan disebar ke seluruh nusantara untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Relawan terbentuk di seluruh tanah air, di mana ada yang fokus di udara membangun narasi ke Indonesia kita dengan prestasi Pak Jokowi tetapi juga Nawacita II untuk dijabarkan lebih baik lagi,” ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto di Posko Cemara, Jalan Cemara no 19, Menteng, Jakarta, Selasa malam (14/8).

Selain itu, para relawan juga akan berfokus untuk bertempur di darat. Nantinya mereka akan bertugas untuk menggalang dukungan dari berbagai kalangan masyarakat.

“Di darat berdasarkan segmen pemilih. Ada yang fokus bahkan untuk difabel pun ada yang berkonsentrasi ke sana, ada yang berkonsentrasi untuk kaum perempuan untuk kaum muda generasi milenial,” kata Hasto.

Nantinya, tiap relawan memiliki basis penggalangan pemilih yang jelas. Para relawan ini akan menjadi tameng bagi Jokowi-Ma’ruf Amin untuk menghadapi berbagai serangan.

“Nanti ada yang hadir sebagai tamengnya Pak Jokowi, tamengnya Kiai Ma’ruf dalam menghadapi berbagai serangan-serangan, bahkan seringkali terlalu keji serangan itu disampaikan,” terang Hasto.

Lebih jauh, Hasto mengatakan kampanye tidak hanya representasi partai, tetapi juga representasi tokoh dan juga relawan yang muncul sebagai kesadaran dan keinginan rakyat untuk menghadirkan pemimpin yang diinginkan.

Sementara itu, Ketua Umum Seknas Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin, Muhammad Yamin mengatakan untuk awal permulaan sudah terdata sekitar 20 relawan. “Ini baru permulaan. Akan ada ratusan (kelompok relawan) yang diundang nanti,” kata Ketum Seknas Jokowi, M Yamin, usai bertemu dengan TKN Jokowi-Ma’ruf.

Selain Seknas Jokowi, kata Yamin, relawan yang hadir dalam pertemuan antara lain Sekber Jokowi, Projo dan Al Misbat dan beberapa perwakilan relawan Jokowi.

“Dari rapat umum relawan beberapa waktu lalu, total kami ada 108 (kelompok) relawan di seluruh Indonesia,” ujar Yamin.

Menurut Yamin penyelarasan agenda dengan TKN ini termasuk kerjasama di lapangan, sampai keselarasan dalam membangun narasi untuk memenangkan hati rakyat.

“Intinya kita menyamakan frekuensi. Kelompok relawan kan banyak jenis kegiatannya. Ada perburuhan, pertanian, sosmed, milenial, kelompok pengajian dan sebagainya,” papar Yamin.

Selain membahas penyelarasan agenda, kata Yamin, TKN juga memberikan posko khusus untuk para relawan.

“Relawan akan mengadakan kegiatan sendiri dan tempat sendiri, tapi dalam satu alur komunikasi dengan tim kampanye,” ujar Yamin. (har)