BOGOR (Bisnis Jakarta) – Sebagai ungkapan rasa syukur di Hari Jadi Bogor (HJB) Ke 536 tahun 2018, Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) bekerjasama dengan Kerukunan Warga Bogor (KWB) menggelar acara Babakti. Kegiatan secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman yang juga selaku Ketua DK3B di Plaza Balai Kota Bogor, Selasa (14/08/18) malam.

Dalam sambutannya Usmar mengungkapkan, bahwa kegiatan Babakti biasanya dilaksanakan di awal kegiatan Hari Jadi Bogor. Namun untuk tahun ini Babakti dilaksanakan diakhir kegiatan yang juga sangat padat dengan agenda lainnya. Biasanya Babakti juga diawali dengan pawai obor, tetapi untuk tahun ini pawai obor akan dilaksanakan berbarengan dengan 1 Muharam.

“Mudah-mudahan dari nilai dan substansi kegiatan ini bisa menggambarkan kearifan lokal,” sebut Usmar.

Usmar mengucapkan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh unsur DK3B dan organisasi kesundaan lainnya yang dipimpin oleh para inohong yang memiliki kapasitas yang sungguh luar biasa dalam melestarikan tradisi.

“Mari kita bersama-sama rumuskan dan semarakan kembali nilai-nilai leluhur yang secara visual diwujudkan dalam helaran seni budaya dan pawai mobil hias,” ajaknya.

Kegiatan ini kata usmar sebagai acara tahunan yang masuk dalam agenda HJB. Selain itu, ia menyebut Babakti pada dasarnya merupakan kegiatan doa bersama masyarakat sunda sebagai ungkapan syukur atas limpahan rezeki, hasil panen dan kekayaan alam yang dianugerahkan kepada warga Bogor khususnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor , H. Shahlan Rasyidi, ketua harian DK3B Arifin Himawan, pengurus KWB, para inohong Kota Bogor dan organisasi kesundaan dan kasepuhan Bogor. (bas)