BUMN Transportasi Kurangi Ketergantungan Terhadap APBN

    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan peran serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibutuhkan pemerintah untuk dapat mengurangi ketergantungan terhadap APBN di mana ketersediaannya sangat terbatas sedangkan kebutuhan masyarakat akan sarana dan prasarana transportasi semakin meningkat. Hal Tersebut disampaikan Menhub saat menghadiri Seminar Nasional “Kebangkitan BUMN-Sektor Perhubungan” di Jakarta, Selasa (28/7).

    Menurut Menhub, peran serta BUMN dapat dilakukan dalam beberapa pilihan bentuk kerja sama yaitu Kerjasama Pemanfaatan (KSP), Kerjasama Penyediaan Infrastruktur (KSPI), Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), dan penugasan Pemerintah kepada BUMN. “Untuk itu pemerintah mengharapkan peran serta BUMN khususnya sektor perhubungan turut serta sebagai bagian dari program pemerintah baik untuk penyediaan infrastruktur maupun penyediaan pelayanan, yang dibalut dalam berbagai bentuk kerjasama," kata Menhub.

    Menhub menjelaskan saat ini beberapa proyek infrastruktur sektor transportasi telah berjalan dan disiapkan pilot project KPBU serta dapat dilaksanakan di pembangunan-pembangunan infrastruktur transportasi yang lain.

    Menhub mencontohkan, saat ini telah berjalan dan dipersiapkan pilot project KPBU yaitu jalur KA Makassar – Pare-pare, paving ground BPLJSKB, Bandara Komodo, TOD Poris Plawad, serta Pelabuhan Bau Bau dan Anggrek. "Diharapkan pilot project tersebut dapat berjalan dengan lancar, kemudian dapat dilanjutkan pada pembangunan project di lokasi lainnya secara merata di seluruh negeri,” kata Menhub.

    Dengan skema kerjasama antara pemerintah dan BUMN, kata Menhub, pemerintah dapat mengalokasikan APBN untuk pembangunan infrastruktur lain sehinga pembangunan infrastruktur merata di seluruh wilayah Indonesia.

    Selain didukung oleh BUMN, kata Menhub, Kementerian Perhubungan mengharapkan peran swasta dalam pembangunan infrastruktur transportasi. "Tapi kita tidak melupakan perusahaan swasta lain yang mesti kita alokasi. Oleh karenanya kedepan kita berikan kesempatan BUMN memulai tapi kita juga mensyaratkan kepada BUMN untuk memberikan kesempatan swasta untuk join di situ,” tutup Menhub. (son)