Asean Skills Competition, Ini Sosok Sang Juara

    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    Belum kering bibir ini membicarakan Rajiah Salsabilla sang Spiderwomen merebut medali emas di ajang Sport Climbing Asian Games 2018, kini giliran Zasda Yusuf Mikail mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur  (FTI UBL) membanggakan almamaternya dengan meraih medali emas di ajang ASEAN Skills Competition XII 2018 Bangkok, 2 Septermber 2018.

    Kejuaraan yang digelar tanggal 31 Agustus – 2 September 2018 tersebut merupakan kegiatan rutin dua tahunan yang melombakan berbagai jenis keterampilan yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara negara anggota ASEAN sekaligus untuk mengetahui kompetensi tenaga kerja muda.

    Di ajang World Skills ASEAN Skills Competition 2018 ini, dilombakan 26 Skills dari 6 kategori yang dilombakan dengan 300 kompetitor dan lebih dari 1000 delegasi dari 10 negara di ASEAN

    Kali ini, Zasda bersama dengan Risky Muhammad, mewakili Indonesia di bidang IT Network System Administration berhasil naik podium. Keduanya menduduki podium juara dengan Rizky sebagai peraih medali perak. "Partisipasi mahasiswa dalam ajang World Skills ASEAN Skills Competition ini merupakan kegiatan rutin dua tahunan yang melombakan beragai jenis keterampilan,” ujar Rektor UBL Prof. Didik Sulistyanto di Jakarta, Rabu (5/9).

    Sementara, Dekan FTI UBL Goenawan Brotosaputro mengungkapkan, Zasda merupakan mahasiswa peraih beasiswa di Universitas Budi Luhur, selain itu juga merupakan mahasiswa yang berperan serta dalam tim pengembangan aplikasi ADI (Assoisasi Dosen Indonesia), Ngampooz dan juga Peduli Sekitar di Budi Luhur Data.

    Zasda sendiri mengakui, prestasi ini tidak lepas dari dukungan civitas akademika UBL, dan ketika dukungan itu ada dab disertai dwngan niat untuk maju, tentu siapapun dapat berprestasi. "Menurut saya, kompetisi adalah cara yang cukup baik untuk meningkatkan kemampuan kita baik hard skill maupun soft skill," kata Zasda. (son)