TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2018 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga memasuki September ini masih rendah. Dari total keuangan daerah tahun ini sebanyak Rp3,4 triliun hanya terserap 60 persen saja.

“Serapan semuanya baru mencapai 60 persen,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel, Warman Syanudin.

Lebih lanjut Warman mengatakan, persentase serapan di atas untuk alokasi anggaran belanja langsung dan belanja tidak langsung. Sementara kas daerah yang sudah tersedot lebih banyak untuk menggelar kegiatan sosialisasi. “Dalam waktu dekat Tim Anggaran Pemerintah Daerah bersama Badan Anggaran DPRD Tangsel akan merumuskan APBD Perubahan 2018,” imbuhnya.

Warman menambahkan, serapan kas daerah masih rendah karena ada banyak paket kegiatan pembangunan fisik yang baru dilelang. Ia juga memastikan bila postur APBD Perubahan 2018 tidak mengalami perubahan signifikan. “APBD Perubahan 2018 tidak ada yang ditambah. Hanya ada pergeseran-pergeseran kegiatan saja,” pungkasnya. (nov)