TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Satu unit pesawat CN295 diserahkan PT Dirgantara Indonesia kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jumat (7/9). Pesawat ini berfungsi multiguna untuk mengangkut penumpang personel dalam kegiatan operasi keamanan.

“Hingga kini total armada inventaris pesawat CN295 yang dimiliki mencapai 11 unit. Dengan diserahkannya pesawat CN295, diharapkan dapat meningkatkan kinerja Kepolisian Udara Republik Indonesia dalam setiap pelaksanaan operasi kepolisian udara,” ungkap Kabarharkam Polri, Komisaris Jenderal Moechgiyarto.

Lebih lanjut Moechgiyarto mengatakan setiap tahun Direktorat Kepolisian Udara mencoba mengajukan pengadaan-pengadaan terkait dengan masalah kebutuhan pesawat, dijajaran direktorat polisi udara ini. “Kalau kita melihat standar minimal masih jauh dari harapan apa yang kita inginkan. Kita tidak bicara ideal, standar minimal. Bukan ideal, kalo ideal negara gak akan mampu mencukupi ini,” imbuhnya.

Moechgiyarto menambahkan, pesawat CN295 ini sendiri mampu mengangkut maksimal personel terjun payung sebanyak 70 orang. Kecepatan juga cukup tinggi 580 kilometer dengan cushingnya bisa sampai tujuh jam. Menurutnya, pengadaan pesawat CN295 ini melalui kontrak jual beli kredit swasta asing. Prosesnya sudah dilakukan sejak 2011 silam. “Tujuh tahun, itulah proses ksa. Kalo APBN kita ga mampu untuk beli,” pungkasnya. (nov)