Bandara Ngurah Rai Raih The 1st World Best Airport

    JAKARTA (Bisnis Jakarta)- 

    Airports Council International (ACI) secara resmi menyerahkan lima penghargaan prestisius tingkat dunia Airport Service Quality (ASQ) Awards 2017 untuk tiga bandara PT Angkasa Pura I di Halifax, Nova Scotia, Kanada, Rabu (12/9). Seremonial penganugerahan penghargaan ini dilakukan oleh Direktur Jenderal ACI World Angela Gittens kepada Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam rangkaian kegiatan ASQ Customer Excellence Global Summit yang diikuti oleh 127 otoritas dan pengelola bandara dari seluruh dunia.

    Ketiga bandara Angkasa Pura I yang meraih penghargaan ASQ Awards 2017 adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (menyabet tiga penghargaan sekaligus), Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Juanda Surabaya.

    Adapun rinciannya yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali meraih “The 1st World Best Airport by Size 15-25 million” (Peringkat Pertama Bandara Terbaik di Dunia kategori bandara berpenumpang 15-25 juta orang per tahun), “The 2nd Asia – Pacific Best Airport (over 2 million passengers per year)” (Peringkat Kedua Bandara Terbaik di Asia-Pasifik berpenumpang di atas 2 juta orang per tahun), ”Best Airport by Size and Region in Asia-Pacific (15-25 million passengers per year) (Bandara Terbaik di Asia-Pasifik (kategori bandara berpenumpang 15-25 juta orang per tahun)

    Bandara Juanda Surabaya meraih “The 3rd World Best Airport by Size 15-25 million” (Peringkat Ketiga Bandara Terbaik di Dunia kategori bandara berpenumpang 15-25 juta orang per tahun)

    Kemudian Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan meraih ”The 2nd World Best Airport by Size 5-15 million” (Peringkat Kedua Bandara Terbaik di Dunia kategori bandara berpenumpang 5-15 juta orang per tahun)

    ASQ Awards merupakan penghargaan tahunan tertinggi bagi bandara-bandara dengan tingkat pelayanan terbaik di dunia yang dilakukan oleh ACI, sebuah organisasi kebandarudaraan global yang berbasis di Montreal, Kanada. Penilaian ASQ Awards dilakukan berdasarkan survei kepuasan terhadap layanan bandara. Sekitar 600 ribu orang pengguna jasa bandara menjadi partisipan survei ini setiap tahunnya.

    Sejak 2006, ASQ telah melakukan pengukuran kepuasan pengguna jasa bandara, dengan lebih dari 340 bandara yang berpartisipasi di 85 negara. Metodologi ilmiahnya, prosedur kontrol kualitas yang ketat, dan komitmen terhadap ketidakberpihakan menjadikan survei ASQ sebagai standar global untuk mengukur kepuasan pengguna jasa.

    Dalam program strategisnya, PT Angkasa Pura I merencanakan peningkatan kapasitas total di seluruh bandara yang dikelolanya sampai 2 kali lipat dalam 5 tahun kedepan. Dimana secara paralel kualitas layanan menjadi salah satu prioritas yang terus ditingkatkan dengan target menjadi salah satu yg terbaik di skala global.

    Faik Fahmi mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perbaikan terus menerus terhadap bandara-bandara PT Angkasa Pura I dalam meningkatkan level of service dan menciptakan customer experience bagi para pengguna jasa bandara. Seiring dengan tekadnya untuk menjadi perusahaan pengelola bandara kelas dunia dengan standar keselamatan dan keamanan tertinggi dengan mengedepankan pelayanan dan pengalaman yang unik khas indonesia kepada pengguna jasa bandara.

    Komitmen Angkasa Pura I terhadap peningkatan pelayanan ini dapat dilihat dari konsistensi bandara-bandaranya yang selalu memenangkan ASQ Awards. Sebelum menjadi nomer satu di dunia pada tahun ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menyabet gelar “The 3rd World Best Airport by Size 15-25 million” dua tahun berturut-turut, yaitu pada ASQ Awards 2015 dan ASQ Awards 2016. Bandara ini juga menyandang gelar “The Most Improved Airport in Asia-Pacific” pada ASQ Awards 2015. Pada ASQ Awards 2016, “The Most Improved Airport in Asia-Pacific” dipegang oleh bandara Angkasa Pura I lainnya, yaitu Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. (son)