TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Potensi yang tergali dalam sektor perolehan pajak parkir di kota Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai tidak sebanding dengan pendapatan pajak daerah dari sektor lainnya. Karena itu Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengaku kecewa atas realisasi dari perolehan pajak pelayanan jasa sektor parkir kendaraan bermotor di area luar gedung atau on street. “Masa perolehan pajak parkir kalah sama dari pendapatan pajak pemakaman,” ungkap Airin kemarin.

Airin beranalogi, setiap harinya kegiatan ekonomi dari bisnis sektor pengelolaan jasa parkir sangat tinggi. “Logikanya tidak masuk akal sekarang kita bisa lihat berapa banyak yang meninggal dunia, dan beberapa banyak perputaran parkir di Tangsel, apakah ini masuk akal,?” imbuhnya.

Untuk itu Airin mendorong agar anak buahnya yang bertugas di Dinas Perhubungan Kota Tangsel dapat memanfaatkan potensi pendapatan pajak daerah dari sektor pengelolaan jasa parkir. “Kita beri pelayanan yang baik, baru kita pungut, dan kita dorong untuk service excellent-nya agar retribusi parkir ini meningkat,” pungkasnya. (nov)