TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Aksi anarkis sekelompok massa yang mengenakan atribut Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berbuntut panjang. Setelah aksi mereka tersebut, dua posko milik ormas Pemuda Pancasila di Tangsel dirusak. “Di Cempaka Putih dan Pisangan (Ciputat) posko yang dirusak. Kebetulan tidak ada orangnya,” ungkap Sekretaris Pemuda Pancasila Tangsel, Iwan Pristiasia.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, selain kedua markas PP yang dirusak massa, dirinya juga menyebutkan jika ada satu markas FBR yang rusak akibat bentrokan yang terjadi. “Kalo yang di Pamulang markas FBR yang hancur,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Tangerang Selatan Muhammad Reza AO mengatakan, massa PP sebelumnya diinstruksikan untuk tidak berkumpul di pos-pos selama prosesi Milad FBR.

Namun akhirnya karena tidak ada pengawasan aparat, malah beberapa Posko PP dirusak oleh massa FBR yang berkonvoi. “Sekarang saya instruksikan kepada seluruh anggota PP Tangsel dari MPC, PAC, hingga ranting untuk standby di posko masing-masing. Sifatnya hanya berjaga, jangan ada yang bergerak. Untuk menjaga kondusifitas wilayah Tangsel,” tandasnya.

Sebelumnya, beberapa posko PP dirusak oleh massa FBR yang baru pulang dari menghadiri Milad di kawasan Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Selasa (11/8) malam. Bentrok pun sempat terjadi di sekitar Pamulang. (nov)