TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Ratusan Orang tua dan Guru Ash Shidiqiyyah Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (14/9) sore menggelar aksi unjukrasa di Kantor PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) di Jln RE Martadinata Ciputat. Mereka menuntut pembayaran tanah sekolah Ash Shidiqiyyah Serua yang dijadikan proyek ruas jalan tol serpong – cinere.

“Sebenarnya kami bukan aksi unjukrasa tetapi hanya mendoakan bersama agar pintu hati para Manajer PT. CSJ mau membayarkan tanah kami,” ungkap Kepala Sekolah Ash Shidiqiyyah, Paisal Aripin.

Lebih lanjut Paisal mengatakan, pihaknya datang ke Kantor PT CSJ untuk meminta informasi kapan rencana pembayaran tanah yang sudah dijadikan Tol Cinere Serpong. Mengingat prosesnya sudah berjalan dua tahun namun hingga kini belum juga ada kejelasan kapan akan dibayarkan.

Paisal menambahkan, bahwa menurut pengakuan manajemen PT CSJ secara administrasi keuangan sekolah Ash Shidiqiyyah sudah siap dibayarkan. Namun masih ada satu kelengkapan yang masih kurang yaitu Surat Rekomendasi dari Pemkot Tangsel yangditandatangani oleh Walikota Tangsel. “Surat rekomendasi tersebut sangat penting karena jika belum ada maka PT CSJ belum bisa membayarkanya kepada sekolah Ash Shidiqiyyah”, ujarnya.

Paisal mengaku pihaknya kurang puas dengan penjelasan yang diutarakan oleh pihak manajemen PT CSJ. Karena tidak ada kepastian kapan akan dibayarkan sementara pihak sekolah sudah terlanjur berhutang untuk membeli tanah dan membangun gedung sekolah yang baru. Rencananya sekolah Ash shidiqiyyah akan mendatangi Kantor Pemkot Tangsel untuk menanyakan Surat Rekomendasi tersebut.

Sebagaimana diketahui luas tanah Waqaf Sekolah Ash Shidiqiyyah sekitar 3.600 M dengan harga Ruislag 4.5 Miliar Rupiah.

Dalam aksi ini pengunjukrasa membawa spanduk yang bertuliskan Sekolah Tahfidz Ash Shidiqiyyah, 2 Tahun Kami Sudah Menunggu, Jika Semua Sudah Selesai, Mengapa Tidak Juga Dibayar. Pengunjukrasa juga membaca Surat Yasin dan Tahlil didepan Kantor PT CSJ. (nov)