Sekertaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, saat membuka Kejuaraan Bulutangkis Seven Oppen Batminton Kujang Sakti Cup 2018.

BOGOR (Bisnis Jakarta) – Kejuaraan bulutangkis tingkat pelajar SMA/SMK, Seven Open Badminton Kujang Sakti tahun 2018, resmi digelar di Gelanggang Olahraga Raga (GOR), SMA Negeri 7, Kota Bogor. Senin, (17/09).

Kejuaraan bulutangkis antar pelajar ini dijadwalkan akan berlangsung selama sepekan dengan jumlah peserta sebanyak 1.120 pelajar dari berbagai daerah.

Ketua Panitia Aris Kusuma mengatakan, ajang Seven Oppen Batminton ini digelar Untuk tujuan mencarin bibit-bibit atlit bulutangkis berprestasi, sekaligus memeriahkan HUT SMA Negeri 7 Kota Bogor yang ke-16. “Pesertanya ini tidak hanya dari kota Bogor saja, tapi juga ada perwakilan dari beberapa sekolah SMA/SMK seperti dari Jakarta, Depok, Tangerang, Bandung,Sukabumi, Medan dan lainnya,” terangnya.

Aris menyatakan, bahwa ajang ini memperebutkan piala Wali Kota Bogor, Piala Kujang Sakti, Piala Bapopsi dan Piala Kepala Sekolah. Tentunya akan ada juga uang pembinaan dan Japres. “Kalau generasi mudanya sibuk berprestasi maka hal-hal negatif seperti tawuran semoga tidak akan ada lagi,” harapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat yang membuka kegiatan itu juga turut memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 7 atas terselenggaranya ajang ini. “Kami bersyukur kegiatan ini bisa terus dipertahankan hingga saat ini dan mampu menyedot ribuan atlet badminton dari berbagai daerah,” ujarnya.

Menurut Ade, ajang kejuaraan ini tidak hanya sekedar menyambung silaturahmi melainkan juga sebagai wadah untuk saling berkompetisi dengan sportif. Sehingga mampu melahirkan atlet-atlet bulutangkis terbaik yang nantinya bisa membanggakan Kota Bogor dan Indonesia. Seperti atlet-atlet Kota Bogor yang beberapa waktu lalu telah terbukti menorehkan prestasi di ajang Asian Games dengan mendapatkan medali emas.

“Semoga akan lahir lagi para atlet bulutangkis Kota Bogor yang bisa berprestasi dari tingkat kota, provinsi, nasional bahkan Internasional,” pungkas Ade. (bas)