TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana membangun alun alun seluas 20 hektar di seberang kantor pusat pemerintahan setempat. Rencananya pembangunan alun alun ini akan menelan anggaran hingga 49 milliar rupiah.

“Rencananya alun alun seluas 20 hektar dengan pembangunan tahap pertama sekitar empat hektar, namun tahap pertama ini pun belum selesai,” ungkap Kabid Pengadaan tanah Dinas Perumahan kawasan permukiman dan pertanahan (Disperkimta) kota Tangsel, Rizkyah.

Lebih lanjut Rizkyah mengatakan, luasnya master plan pembangunan alun alun membuat proses pembebasan lahan tidak bisa dilakukan dengan cepat. Selain itu harus realistis dengan jumlah anggaran yang sudah disiapkan. “Anggarannya 49 Miliar. Saat ini sudah tersedot 40 miliar. Tahun ini 9 miliar lagi kemungkinan dilanjut tahun depan,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil walikota Tangsel, Benyamin Davnie membenarkan adanya master plan pembangunan alun alun Tangsel. “Dalam master plan puspem memang bukan hanya kantor tapi juga ada alun alun untuk upacara dan kegiatan pemerintahan lainnya,” tandasnya. (nov)