DEPOK (Bisnis Jakarta) – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menegaskan, tak akan terlibat dalam kampanye Pemilihan Presiden 2019. Peraturan yang melarang kepala daerah tidak boleh ikut serta dalam kampanye, membuatnya memilih tetap fokus pada pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Kepala daerah ditugaskan hanya fokus dalam pelayanan pembangunan, dan pelayanan bagi masyarakat saja,” ujarnya di Balai Kota, Selasa (02/10).

Dirinya menjelaskan, setiap kepala daerah tak boleh ikut serta menjadi tim sukses. Aturan ini juga berlaku, walau dalam keadaan cuti sekali pun.

“Jika ada yang tercantum menjadi tim sukses, akan dikenakan sanksi pidana. Itu sudah jelas, ada peraturannya,” katanya.

Pihaknya menambahkan, Pemerintah Kota Depok hanya berharap, dalam musim kampanye ini warga Kota Depok tetap menunjukan sportivitas. Serta menjaga kondusivitas wilayah masing-masing.

“Masyarakat Kota Depok, harus tetap menjaga keamanan wilayah dalam masa kampanye. Agar tidak ada kerugikan bagi masyarakat lainnya,” katanya. (jif)