TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Puluhan massa yang tergabung dalam Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi Tangerang (IKA SAKTI) melakukan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Aksi ini dipicu karena pembangunan gedung baru DPRD Tangsel di Jalan Raya Puspiptek, Setu, yang masih mangkrak hingga kini.

“Jangan ngontrak terus tidak malu apa anggota dewan?,” ungkap salah seorang mahasiswa, Aan.

Lebih lanjut Aan mengatakan, proses pembangunan telah dilakukan sejak tahun 2015 dan diperkirakan telah menelan anggaran dari APBD Tangsel lebih dari Rp200 miliar. Menurutnya akibat tidak selesainya pembangunan, Pemkot Tangsel harus mengeluarkan dana tambahan sebesar Rp1,7 miliar per tahunnya, untuk anggaran sewa Gedung DPRD Tangsel saat ini.

“Kami mendesak agar DPRD tidak mendiamkan mangkraknya pembangunan gedung dan menjalankan fungsi pengawasannya,” tandasnya.

Usai aksi unjuk rasa, massa berencana melayangkan surat pengaduan kepada institusi penegak hukum. Harapannya dari Kejaksaan Negeri, Kepolisian Resort dan Komisi Pemberantasan Korupsi dapat menyikapi adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam proses proyek pembangunan gedung DPRD Tangsel. (nov)