DEPOK (Bisnis Jakarta) – Terkait keluhan petani dengan keberadaan hama burung pemakan padi, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok mengaku telah memberi bantuan jaring. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPPP Hermin Kusmiati berharap dengan bantuan tersebut, petani bisa menghalau burung yang akan memakan bulir padi, sehingga dapat meminimalisir potensi kerugian.

“Kalau pupuk, mereka masih bisa membeli. Tetapi, kalau jaring burung harganya lumayan. Jadi sengaja tahun ini kita berikan bantuan tersebut, yang bisa digunakan petani saat bulir padi mulai keluar,” katanya di Depok.

Pihaknya menjelaskan, untuk satu gulung jaring burung biasanya dijual di pasaran dengan harga Rp60 ribu. Banyak petani yang mengeluh tak mampu untuk membelinya dan memberatkan. Terlebih petani yang memiliki lahan puluhan hektare. Dirinya mencontohkan, dengan satu gulung berukuran 4×30 meter, bisa digunakan dua sampai empat kali masa panen tentu hasilnya sangat menguntungkan.

“Memang belum semua petani bisa berikan bantuan, karena anggaran terbatas dan baru percontohan saja. Jika efektif akan dianggarkan kembali,” jelasnya.

Sementara ini bantuan jaring baru diberikan sekitar 70 gulung kepada beberapa kelompok tani seperti, Kelompok Banjaran Pucung, Kelompok Cimpaeun Jaya, Kelompok Poncol Agro dan Kelompok Galang Sari. (jif)