DEPOK (Bisnis Jakarta) – Melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terutama ekonomi kreatif. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mencatat penerimaan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) cukup besar bagi kemajuan ekonomi yakni sekitar 60 persen. Untuk itu Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengaku bakal serius mengembangkan UMKM salah satunya dengan memberikan fasilitas pelaku usaha untuk memasarkan produk.

Pihaknya menjelaskan saat ini fasilitas pemasaran oleh-oleh khas Kota Depok sudah kian menjamur. Terlebih fasilitas atau wadah tersebut dibuat secara mandiri untuk menampung berbagai para pelaku usaha untuk menjual produk mulai dari kuliner, fashion hingga kerajinan tangan yang tengah digandrungi di tengah masyarakat.

“Kami dukung warga maju bersama dalam menciptakan ekonomi kreatif, sebab UMKM menyumbang sekitar 60 persen dari PDRB bagi Kota Depok. Tercatat sudah ada lima atau enam toko oleh-oleh khas Depok, salah satunya lokasi strategis di depan Perumahan Pesona Khayangan dan pintu Tol Cijago,” ungkapnya di Depok.

Pihak menjanjikan dukungan penuh tersebut berupa terkait dunia usaha mulai perizinan hingga berbagai pelatihan kewirausahaan dari dinas terkait. Pihaknya juga berharap kedepannya toko yang menjual oleh-oleh khas Depok semakin banyak sehingga dapat memicu kontribusi UMKM lebih besar lagi bagi wlayahnya sekaligus mengembangkan ekonomi mandiri, kokoh, dan berkeadilan berbasis industri kreatif.

“Dukungan kami terhadap pelaku usaha merupakan implementasi dari misi Kota Depok,” harapnya. (jif)