Ini Dia Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    Lima pelajar dari berbagai daerah masing-masing terpilih sebagai Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2018. Keberhasilan mereka yang berhasil menyisihkan ratusan pelajar dari berbagai provinsi itu diumumkan dalam suatu acara  di Jakarta, Rabu (12/10).

    Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi berharap, adanya komitmen dari semua pihak terkait, dalam melakukan penanganan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan secara komprehensif dengan target untuk menekan tingkat fatalitas terutama jumlah korban meninggal dunia yang diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas di jalan.

    Strategi penanganan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, kata Dirjen, dilakukan melalui lima pilar yang tertuang dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan yaitu manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penanganan pasca kecelakaan.

    Dirjen mengatakan, pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini sejalan dengan telah terbentuknya Pemuda Pelopor Keselamatan Transportasi Jalan di dunia yang pertama kali dideklarasikan tanggal 23-24 April 2007 di Genewa Swiss.

    Ia berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi peningkatan keselamatan transportasi darat khususnya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, dan diharapkan pada tahun yang akan datang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini dapat diikuti lebih banyak pelajar.

    Kepada para pelajar, Dirjen berpesan bahwa penghargaan bukan segala-galanya, tetap lanjutkan semangat untuk menyampaikan pesan keselamatan bagi lingkungan sekolah dan masyarakat. Ia mengatakan, yang sudah mengikuti kompetisi ini adalah agen perubahan terhadap lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah untuk sadar terhadap keselamatan berlalu lintas.

    Setelah berakhirnya kegiatan ini, kata dia, hendaknya para peserta dapat melanjutkan aktivitas dalam kehidupan bermasyarakat untuk berperan aktif dalam program-program keselamatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dimana peserta berdomisili. "Jadilah teladan bagi masyarakat dalam bertransportasi," katanya. (son)