TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Berkas lamaran Pendaftar CPNS di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) banyak yang ditolak oleh panitia. Hal ini lantaran banyak dokumen pendaftaran yang tidak memenuhi syarat.

“Banyak berkas pelamar yang tidak memenuhi persyaratan karena kesalahan teknis saat yang bersangkutan mendaftar,” ungkap Anggota tim verifikasi CPNS Pemkot Tangsel, Agus Najamudin.

Lebih lanjut Agus mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada pelamar karena batas akhir pendaftaran diperpanjang dua hari dari rencana awal.

Menurutnya, salah satu faktor dianggap tidak memenuhi persyaratan karena masalah pengunggahan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga milik pelamar. Kedua dokumen kependudukan tersebut meski diunggah secara bersamaan. Kondisi yang terjadi banyak pendaftar mengunggahnya satu persatu. “Kan harusnya satu file, ini kalau satu-satu, pas sudah upload KTP, dia enggak bisa upload KK lagi. Jadi syaratnya kurang,” imbuhnya.

Selain itu ada juga tentang teknis penulisan surat lamaran. Agus mengatakan para pelamar sering kali salah saat menujukkan suratnya. “Misalnya ada yang lamar jadi guru, tapi kepadanya, kepada Dinas Pendidikan, bukannya kepada walikota. Harusnya kepada walikota,” tandasnya. (nov)