TANGSEL (Bisnis Jakarta) – Seni memahat merupakan salah satu ketrampilan yang sudah jarang dikenal oleh pelajar masa kini. Untuk itu SMPN 21 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) baru-baru ini mengenalkan dunia pahat kepada seluruh siswanya.

“Program ini merupakan bagian dari membangun life skill. Upaya untuk melatih anak memiliki kemampuan lain selain kecerdasan akademik. Mereka mampu dan berkembang bisa menjadi kemampuan yang bisa mereka andalkan setelah lulus nanti,” ungkap Kepala SMPN 21 Kota Tangsel, Yanto.

Lebih lanjut Yanto mengatakan, sebagai tahap awal siswa membangun prasasti bertuliskan SMPN 21 Kota Tangsel. Saat ini tidak melalui proses finishing atau pewarnaan. Selanjutnya, siswa akan membuat prasasti alumni serta membuat icon taman dengan pahatan.

“Semoga dengan pembinaan ini anak-anak memiliki bekal dan kesiapan yang cukup saat memasuki umur emasnya. Bisa mandiri bukan menjadi pelajar yang menghalalkan segala cara untuk apa yang mereka inginkan,” imbuhnya.

Menurut Yanto, memahat bukanlah pekerjaan mudah. Proses detail dan cukup rumit membuat tak banyak orang yang mau menekuni pekerjaan ini. Kebanyakan orang lebih memilih menekuni pekerjaan yang simpel dan tak memakan banyak waktu. Akan tetapi pekerjaan tersebut dapat menghasilkan pendapatan yang menjanjikan.

“Karena itu SMPN 21 Kota Tangsel berharap dengan program ini sekolah dan Kota Tangsel bisa menciptakan pelaku-pelaku seni pahat yang kompeten serta banyak memiliki karya terbaiknya,” pungkasnya. (nov)