DEPOK (Bisnis Jakarta) – Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) menetapkan Kota Depok masuk 10 besar kabupaten dan kota dalam Penilaian National Sanitation City Rating tahun ini. Untuk memastikan objektivitas data, tim verifikasi turut menemui sejumlah perangkat daerah dan beberapa lokasi yang ada di Kota Depok.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan sebagian warga Depok telah memiliki kesadaran sendiri untuk membuat sanitasi yang baik dan sehat. Untuk itu, terkait permasalahan sanitasi di Depok tak hanya difasilitasi pemerintah saja. Namun, pihaknya mengaku kerap melibatkan masyarakat dalam mewujudkan sanitasi, salah satunya terus sosialisasikan dan pengetahuan yang sesuai anjuran kesehatan.

“Kami berharap akan menjadi salah satu kota yang akan mendapat Sanipura Award.“ ujarnya Idris, di Balai Kota Depok.

Pihaknya juga mengaku telah membangun septictank di rumah warga yang masih menggunakan jamban untuk membuang kotorannya. Sedangkan dari segi teknologi, aplikasi Sistem Informasi Pemetaan Profil Kesehatan Lingkungan (SIPP KLING) telah dimanfaatkan Pemkot.

Selain itu, beberapa unggulan yang bisa di jadikan penilaian diantaranya pengoptimalan keberadaan Unit Pengolahan Sampah (UPS) terutama sampah organik dengan menggunakan maggot.

“Kami juga ada Aplikasi dalam menciptakan kawasan sehat. Misalnya untuk pelayanan kesehatan lingkungan, di antaranya profil kesehatan di Depok dapat terlihat dalam bentuk pemetaan, sehingga dapat dengan mudah terpantau.” Jelasnya. (jif)