Ketua OC HUT Partai Golkar ke-54 Heru Dewanto, Sekretaris OC Levy Pangeran, dan tim OC berfoto bersama di depan wall of fame "Bersama Rakyat Kita Rebut Kemenangan Pemilu 2019" yang ditandatangani oleh ribuan peserta sebagai bentuk dukungan untuk kesuksesan Pileg dan Pilpres 2019, di Jakarta Minggu (21/10).

JAKARTA (Bisnis Jakarta) – Puncak peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54, sore ini, berlangsung meriah. Dengan mengangkat tema “Bersama Rakyat, Kita Rebut Kemenangan Pemilu 2019”, Partai Golkar berkomitmen selalu memberikan yang terbaik untuk rakyat, untuk Indonesia yang lebih maju.

Acara dihadiri Presiden Joko Widodo  yang mengucapkan selamat kepada Partai Golkar. “Selamat Hari Ulang Tahun Partai Golkar.  Di saat partai-partai lain masih berusia muda, Partai Golkar sudah berusia 54 tahun. “Semoga terus berkarya dan semoga bisa turut berkontribusi dalam turut mengatasi perubahan-perubahan dan tantangan-tantangan perkembangan dunia yang semakin cepat berlangsung, Indonesia terus menanti karyamu,” kata Presiden Joko Widodo.

“Mari isi kehidupan politik dengan politik bekerja untuk membangun sumberdaya manusia Indonesia sehingga kemajuan Bangsa Indonesia bisa benar-benar terwujud.”

Presiden menilai dunia berubah dengan sangat cepat dinamis. “Revolusi industri 4.0 hampir menyentuh semua bidang, dan mengubah landscape ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Jadi, siapa yang memenangkan kompetisi adalah yang cepat dalam merespon perubahan,” katanya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengibaratkan partai yang dipimpinnya yang kini mencapai usia 54 tahun seperti film Hollywood, Transformers.

“Untuk menjelaskan sejarah dan perjalanan Partai Golkar, film yang tepat sebagai ilustrasi barangkali adalah sebuah film Hollywood yaitu Transformers. Partai Golkar penuh transformasi, sejak orde reformasi, Golongan Karya bertransformasi menjadi Partai Golkar. 20 Tahun pasca reformasi Golkar makin solid. Dengan datangnya Pemilu tahun depan, Partai Golkar merapatkan barisan, meningkatkan soliditas, meneruskan regenerasi kepemimpinan, serta menyusun strategi yang jitu untuk mencapai dua tujuan sekaligus, yaitu sukses dalam Pileg, serta sukses dalam Pilpres untuk mendorong kemenangan pasangan Jokowi-Amin,” kata Airlangga Hartarto yang juga Menteri Perindustrian RI depan Presiden Joko Widodo.

Sejak Presiden meluncurkan Making Indonesia 4.0 pada bulan April lalu, Indonesia selalu masuk dalam pembicaraan terkait dengan rencana Indonesia untuk melakukan leap frog terhadap ekonominya melalui implementasi Making Indonesia 4.0.

“20 tahun yang akan datang, penggerak ekonomi Indonesia akan datang empat pilar, yaitu Industri, teknologi, inovasi dan sumber daya manusia. Dimana ke empat pilar ini akan membawa ekonomi Indonesia mengalami leap frog dalam ekonomi, dimana Indonesia akan masuk dalam jajaran 10 besar, namun saya yakin kita akan mencapai 5 besar ekonomi dunia dalam kurun waktu tersebut,” kata Ketua Panitia Penyelenggara HUT Partai Golkar ke-54, Aziz Syamsuddin.

Aziz Syamsuddin mengingatkan transformasi ekonomi telah terjadi di semua sektor, baik industri manufaktur, trasnportasi, jasa, hingga sekor pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“Kita harus menyadarkan masyarakat, khususnya kaum muda, antara lain serta mendorong peningkatan pendidikan dengan kemampuan menerapkan life-long learning, dan sebagainya,” katanya.

Senada, Ketua OC peringatan HUT Partai Golkar yang ke-54 Heru Dewanto mengatakan, tema acara HUT Partai Golkar kali ini sejalan dengan pesan kesiapan menghadapi perubahan teknologi dalam pidato Presiden.

“Senang bisa merayakan bersama sekitar 5000 kader Golkar. Kali ini, Partai Golkar tampil beda, dengan tampilan yg lebih milenial, sarat dengan pesan teknologi, walaupun kita tetap membuat acara yang sederhana,” kata Heru Dewanto.

Selain dihadiri Presiden Joko Widodo, tampak hadir dalam acara Puncak Peringatan HUT ke-54 Partai Golkar ini Mantan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri,  sejumlah pejabat tinggi pemerintah, pengurus DPP Partai Golkar, tokoh senior partai, para pimpinan dari partai-partai politik lain, dan para pemimpin senior bangsa. (grd)