Applecross Produksi Film Leak, Begini Jalan Ceritanya

    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    Tren film horor di bioskop Indonesia belum surut, bahkan diprediksi semakin disukai penonton hingga 2019.

    Menyikapi pasar penonton film horor nasional tersebut, rumah produksi Applecross Production berencana membuat lagi film genre horor dengan setting dan latar kisah yang berbeda. "Kami akan membuat film berlatar etnik Bali, yang sejak era kebangkitan film nasional belum pernah dibuat," kata Lucas Aspari didampingi Watin sesama produser, dan para pemain kepada media di acara selamatan produksi film "Leak (Kajang Kliwon) di Jakarta, Kamis (25/10).

    Film yang dibintangi artis lndah Kalalo, Amanda Manoppo, Christ Laurent, Muthia Datau dan lainnya itu akan digarap oleh sutradara Bambang Drias.

    Bambang Drias cukup pengalaman membuat film horor. Namun, dia merasa tertantang menggarap film Leak (Kajang Kliwon). "Set lokasinya di tempat yang cukup sakral bagi masyarakat Ubud. Kami harus memindahkan desa ke desa lainnya atas izin raja Bali," kata Bambang Drias.

    Film ini mengangkat sosok Rangda (ratu para Leak dalam mitologi Bali). Rangda makhluk yang menakutkan dipercaya sering menculik dan memakan anak kecil dan memimpin pasukan nenek sihir jahat melawan barong simbol kekuatan baik.

    Rencana syuting akan dimulai 30 November 2018 di tiga lokasi daerah di Bali. "Semoga produksi film ini berjalan lancar, mohon doanya," ujar Bambang Drias usai pemotongan tumpeng tanda akan dimulainya produksi film.

    Film Leak (Kajang Kliwon) melibatkan ratusan warga Bali untuk beberapa scene tentang upacara ritual. "Kami mendapat dukungan dari pemimpin adat di Ubud Bali untuk memakai lokasi, yang tidak pernah dipakai untuk syuting film," tandasnya.

    Sinopsis Kisah film berlatar Bali yang mulai modern namun kental dengan hal mistik. Di sana, Agni tengah mempersiapkan pernikahan dengan tunangannya, Niko.

    Di tengah usahanya, mereka mengalami gangguan Rangda. Agni yang seorang dokter tidak begitu saja percaya dengan gangguan yang mereka alami.

    Namun gangguan itu berangsur memburuk, dan mengancam nyawa mereka. Mau tidak mau Agni dan Niko harus membongkar rahasia di balik gangguan yang mereka alami.

    Temyata, ini semua berkaitan rahasia di masa lalu Agni dan Niko. (son

    )