Grab-Kemenpar Kampanye #JelajahIndonesiaLebihDekat

    JAKARTA (Bisnis Jakarta)-
    Grab bersama Kemenpar meluncurkan kampanye #JelajahIndonesiaLebihDekat di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta – Tengerang, Jumat (26/10). T3 Bandara Soetta dipilih, karena sebagai pintu masuk utama wisman di Indonesia tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Grab dan Kemenpar untuk menghadirkan smart tourism.

    Hadir dalam acara peluncuran antara lain Menpar Arief Yahya, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Ketua II Tim Co-branding Kemenpar Priyantoro Rudito, serta Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

    Menpar menyambut baik kerja sama dengan Grab untuk mendukung program WI melalui strategi smart tourism dimana kemitraan Grab dengan bandara dan destinasi terkemuka di Tanah Air akan menghadirkan pengalaman digital yang mulus kepada para wisatawan. “Kemajuan dunia digital memiliki peran yang sangat penting bagi kegiatan promosi industri pariwisata. Kami berharap kolaborasi ini dapat mewujudkan target kunjungan qisman ke Tanah Air," kata Menpar Arief Yahya.

    Menpar Arief Yahya menjelaskan, luasnya jangkauan Grab yang tersebar di 8 negara Asia Tenggara (Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja) akan menarik kunjungan wisatawan ke Tanah Air melalui beragam program promosi interaktif. “Grab juga telah melakukan Co-branding Wonderful Indonesia di berbagai layanan, konten informasi,  dan promosi interaktif yang berkaitan dengan destinasi wisata Tanah Air melalui tersedianya platform Grab termasuk Sewa GrabCar, GrabDaily, GrabFood, dan GrabRewards,” kata Arief Yahya.

    Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, kerjasama strategis dengan Kemenpar dalam mendukung program WI ini tertuang dalam master plan 2020 ‘Grab 4 Indonesia’. “Peluncuran kampanye #JelajahIndonesiaLebihDekat hari ini menunjukkan kepercayaan dan dukungan Kemenpar kepada Grab untuk turut berkontribusi dalam pencapaian target sektor pariwisata sebagai penyumbang utama devisa negara.

    Dengan jangkauan yang luas dan basis pengguna yang mencapai ratusan juta di 8 negara Asia Tenggara, Ridzki
    percaya Grab dapat turut menyukseskan program WI guna mengembangkan potensi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru dunia.

    Sebagai wujud dari dukungan terhadap program WI, Ridzki Kramadibrata menjelaskan, Grab akan menghadirkan serangkaian program dan fasilitas menarik yang terangkum dalam program Grab Smart Tourism #JelajahIndonesiaLebihDekat untuk memberikan pengalaman wisata bernilai tambah kepada ratusan juta wisatawan domestik dan mancanegara melalui pemanfaatan teknologi digital yang dimiliki Grab antara lain kemudahan akses transportasi dengan ketersediaan layanan transportasi Grab secara legal di Bandara Soetta, dan Halim, Bandara Husein Sastranegara (Bandung), dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang). (son)