JAKARTA (Bisnis Jakarta) – PDI Perjuangan membuat gerakan jangan lupakan surat menyurat dengan tulisan tangan untuk melawan hiruk pikuk mewabahnya media sosial yang diwarnai berita bohong atau hoaks.

Gerakan ini diinisiasi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang ditujukan untuk anak muda atau kelompok milenial di masyarakat dengan surat cinta untuk negeri dengan tema ‘Satu Indonesia Kita’.

“Di era digital, Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri merasa sudah banyak sekali kita jarang menulis, apalagi anak muda sekarang lebih senang mengetik di handphonenya. Sekarang ini sudah ketik, langsung kirim pakai WA (whatsapp),” kata Ketua DPP Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDIP Sukur Nababan di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (23/10).

Gerakan kembali mengingat surat menyurat dengan tulisan tangan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Sumpah Pemuda yang ke-90 yang diperingati tiap tanggal 28 Oktober.

Selain itu, kegiatan milenial lain yang juga dilombakan adalah lomba membuat Vlog, pelatihan menjadi startup hingga diskusi kebangsaan mengenai ke-Indonesiaan. Puncak rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda, ditutup dengan menggelar konser musik bertema lagu perjuangan dan daerah yang dikemas dengan warna musik kekinian tepat pada 28 Oktober Jiexpo Kemayoran.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah artis sebagai pendukung kegiatan antara lain Nico Siahaan, Angel Karamoy, Ronny Waworuntu, Harvey Malaiholo, Krisdayanti dan sejumlah artis beken lainnya.

Sukur merangkap Penanggungjawab kegiatan mengatakan lomba menulis surat yang ditulis tangan bertujuan untuk menggelorakan semangat anak muda tentang rasa kecintaan kepada Indonesia dan tanggungjawab sebagai pemuda Indonesia.

“Ibu Mega berpikir agar membangun ‘habit’ maka perlu menimbulkan kembali semangat menulis tangan. Kami memberikan kesempatan kepada anak muda untuk menuliskan pakai tulisan tangan, bukan pakai ‘gadget’, bukan pakai komputer,” tegasnya.

Tulisan tangan dari anak-anak dari seluruh daerah di Indonesia itu berisi tentang rasa cinta Indonesia, tentang tanggungjawab anak milenial dalam mengisi kemerdekaan. “Nanti tulisan-tulisan tersebut akan kami kumpulkan dan kami bukukan,” papar anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini. (har)