BNI Realisasikan 100 Unit Huntara Korban Tsunami Banten

    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Keluarga korban bencana di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, dan Banten kini dapat memanfaatkan 1.150 unit Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) bekerjasama dengan beberapa badan usaha milik negara (BUMN) lainnya. Sebanyak 100 unit diantaranya adalah Huntara yang disiapkan bagi korban bencana tsunami di Pandeglang, Banten yang penggunaannya telah diresmikan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Senin (11/2).

    Seluruh Huntara yang dibangun di Pandeglang ini dikerjakan sebagai bagian dari Program BUMN Hadir Untuk Negeri yang juga dilakukan oleh beberapa bank anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). Hadir pada peresmian 100 Huntara di Kecamatan Sumur  tersebut Bupati Pandeglang Irna Narulita dan CEO BNI Wilayah Jakarta BSD Henry Panjaitan.

    Tsunami Selat Sunda Provinsi Banten dan Lampung terjadi pada hari Sabtu tanggal 22 Desember 2018 Pukul 21.27 WIB dampak bencana terbesar berada di Kabupaten Serang dan Pandeglang (Provinsi Banten) dengan jumlah korban 355 meninggal dunia, 675 luka-luka, dan 7.469 pengungsi, serta mengakibatkan 162 Rumah Rusak Berat, 115 Rumah Rusak Sedang, dan 209 Rumah Ringan. Fasilitas Umum dan Sosial 1 Perpustakaan, 3 Madrasah, 2 Pondok Pesantren, 4 Mesjid, 4 Mushola, 3 Ruas Jalan dan 9 Jembatan.

    Henry menyebutkan, BNI juga telah memberikan Bantuan Tanggap Darurat di Kecamatan Labuan, Carita, dan Sumur dalam bentuk penyaluran Sembako, Pakaian, Bantuan Trauma Healing, makanan siap santap, Tikar, dan Selimut. Posko Kesehatan bersama berupa Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan gratis juga dioperasikan di Kecamatan Labuan dan Sumur (Desa Kertamukti). Selain itu, BNI juga menggelar  Dapur Umum tanggal 23 Desember 2018 – 13 Januari 2019 di Kecamatan Cikedal. Pada saat yang itu juga dimulai Pembangunan Huntara sebanyak 100 unit di Kecamatan Sumur ( 80 unit di Desa Sumberjaya dan 20 unit di DesaTunggaljaya).

    Peresmian ini merupakan rangkaian proses realisasi dari salah satu Misi BNI dalam meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan komunitas.  Keberadaan Huntara akan dapat juga membantu kebutuhan para korban bencana untuk memperoleh hunian yang layak.

    Pembangunan Huntara di Sumur, Pandeglang tersebut menambah catatan pembangunan bangunan sejenis yang telah dibangun BNI di berbagai kawasan yang dilanda bencana di Indonesia. Sebelum ini, BNI bersama beberapa BUMN lain merealisasikan pembangunan 700 unit Huntara bagi korban gempa di Nusa Tenggara Barat. BNI juga membangun 350 unit Huntara lain di Sulawesi Tengah bagi korban bencana gempa bumi, dan pergerakan tanah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. (son)