SmartMT, Solusi Jaminan Keamanan Mobil Tangki

    JAKARTA (Bisnisjakarta)-
    Mengubah masalah menjadi inovasi dan prestasi. Itulah yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dalam menyikapi insiden kecelakaan atau kebakaran mobil tangki yang sedang melakukan pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menghasilkan inovasi berupa SmartMT. Implementasi SmartMT pada Mobil Tangki BBM – PT PPN dilakukan di Jakarta, Rabu (13/3).

    SmartMT yang merupakan karya Giyarto dan tim yang terdiri dari Asrul Rizal, Aditya Munggaran, Haryanto, Hari Dharmawan, Bayu Riyadi, dan Wahyu untuk melakukan digitalisasi sistem penanggulangan kecelakaan pada mobil tangki, menyusul banyaknya kecelakaan atau kebakaran mobil tangki bahan bakar.

    Dirut PT PPN Nina Sulistyowati mengatakan, inovasi berupa program digitalisasi mobil tangki melalui pengembangan teknologi Smart Mobil Tangki (SmartMT) sudah mendapat pengakuan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). KNKT sebagai lembaga yang bertugas untuk mewujudkan keselamatan transportasi di Indonesia, kata Nina, telah menunjuk PPN sebagai pilot project untuk penggunaan sensor suhu pada tromol mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK).

    Tahun lalu, kata Nina, inovasi SmartMT yang terbukti membantu meningkatkan jaminan keamanan mobil tangki yang dioperasikan PPN mengantarkan Tim Research & Development Digitalisasi mobil tangki meraih predikat Gold untuk PC-Prove Broadcast Getaway dalam ajang Continues Improvement Program (CIP) PT Pertamina Tingkat Direktorat Pemasaran dan memperoleh predikat Silver untuk SmartMT Sensor Suhu Tromol MT dalam ajang Information and Communication Technology (ICT) Innovation Challenge 2018.

    Nina mengatakan, pengakuan dari KNKT terhadap inovasi digital SmartMT ini merupakan salah satu yang sangat membanggakan. Ini menjadi spirit bagi seluruh tim PT PPN untuk terus menerus menghasilkan inovasi agar program pengiriman BBM yang dilakukan awak mobil tangki bisa berjalan lancar dan aman, risiko kecelakaan bisa diperkecil.

    Sejauh ini, kata Nina, inovasi ini mendapat sambutan yang positif dari pengemudi mobil tangki karena sangat membantu tugas mereka. Selama ini, sebelum mereka berangkat untuk mendistribusikan BBM/BBK, para pengemudi mobil tangki terlebih dulu melakukan pengecekan suhu ban mobil tangki menggunakan thermometer gun.

    Namun, setelah dipasang sensor suhu di masing-masing sumbu roda, pengemudi mobil tangki hanya perlu melihat indikator yang tersaji di dashboard mobil tangki. Informasi yang terlihat adalah indikator suhu ban di level merah, kuning, atau hijau. "Apabila indikator suhu ban berwarna kuning, lampu tanda peringatan akan menyala di dashboard disertai bunyi beep," jelasnya.

    Sementara Manager ICT Departemen Giyarto, yang juga pemimpin Tim Research & Development Digitalisasi Mobil Tangki PPN mengungkapkan, data yang dihasilkan dari alat pendeteksi juga diunggah di Control Room yang berada di kantor Pusat PPN sehingga petugas bisa langsung memperingatkan pengemudi mobil tangki apabila lampu tanda peringatan menyala. "Dengan mengetahui adanya kendala lebih dini, para pengemudi mobil tangki tidak perlu was-was lagi ketika sedang berkendara," kata Giyarto.

    Dari inovasi sensor suhu sumbu roda yang bisa dipantau secara digital dan memberikan peringatan dini kepada pihak-pihak terkait, Giyarto dan tim inovator berupaya untuk meminimalkan kendala yang berhubungan dengan tekanan ban. "Dengan alat khusus, kita bisa mendeteksi mana saja ban yang kurang angin karena ban yang kempes bisa juga menyebabkan mobil tangki mengalami kecelakaan atau membuat pemakaian bahan bakar menjadi boros," kata Giyarto.

    Giyarto mengatakan, setidaknya ada 16 fitur dalam digitalisasi informasi mobil tangki, salah satunya berfungsi untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, memonitor kondisi flsik pengemudi, memonitor losses produk yang diangkut, melacak posisi mobil tangki, memeriksa kesesuaian pengemudi dengan mobil tangki yang dikendarai, dan lain-lain. "Kami sudah menyusun time frame untuk merampungkan seluruh konsep SmartMT. Satu hal yang pasti, kami akan memproduksi sensor suhu pada tromol mobil tangki secara massal," kata Giyarto. (son)