BISNISJAKARTA.co.id – Industri perekat di Indonesia memasuki babak baru. Lem Rajawali, pemain utama dengan pengalaman lebih dari empat dekade, secara resmi mengumumkan transformasi brand besar-besaran secara nasional. Langkah strategis bertajuk “Next Level” ini diambil sebagai respon terhadap dinamika industri lem yang kian kompetitif dan kebutuhan solusi perekat yang lebih modern di berbagai sektor.
Transformasi ini bukan sekadar pergantian visual, melainkan simbol adaptasi terhadap percepatan pembangunan nasional. Logo baru yang menampilkan wajah burung rajawali menghadap ke kanan melambangkan visi perusahaan yang progresif dan komitmen untuk terus melangkah ke arah yang benar dalam menjaga standar kualitas tertinggi.
Menjawab Tantangan Industri Kreatif dan Infrastruktur
Di tengah ketidakpastian geopolitik global yang tengah terjadi, kebutuhan akan material pendukung yang andal menjadi sangat krusial. Lem Rajawali memandang peran strategis perekat sebagai bagian tak terpisahkan dari rantai nilai nasional.
“Dengan transformasi ini, kita ingin bersama-sama maju, menyongsong masa depan dengan wajah baru, semangat baru, dan tetap nomor satu,” tegas Managing Director PT. Mikatasa Agung, pemilik brand Lem Rajawali, Martin Hendriadi dalam acara Gala Partner pada awal tahun ini.
Melalui lini produk terbaru yang lebih inovatif, Lem Rajawali berupaya memberikan solusi yang lebih efisien dan andal. Penguatan kapabilitas riset dan pengembangan (R&D) menjadi tulang punggung dalam menghadirkan produk yang mampu menjawab standar teknis global sekaligus ekspektasi mitra usaha di dalam negeri.

Inovasi untuk Ketahanan Ekonomi Nasional
Bagi para pembuat kebijakan dan pemilik bisnis, langkah Lem Rajawali ini menjadi sinyal positif bagi penguatan daya saing industri dalam negeri. Dengan tata kelola perusahaan yang lebih optimal dan proses produksi yang terus dimodernisasi, perusahaan berkomitmen memberikan nilai nyata bagi pertumbuhan ekonomi.
Transformasi identitas ini memastikan bahwa brand tetap relevan bagi generasi pelaku industri baru tanpa meninggalkan nilai-nilai kepercayaan yang telah dibangun selama 40 tahun lebih. Lem Rajawali membuktikan bahwa menjadi pemimpin pasar berarti harus berani bertransformasi untuk tetap menjadi pilar pendukung utama bagi kemajuan industri nasional.
Sepanjang tahun 2025, pencapaian penjualan Lem Rajawali mengalami kenaikan sebesar 35% dengan pertumbuhan lebih baik dari tahun sebelumnya pada tahun 2024. Lem Rajawali mempunyai target pertumbuhan di angka 50% pada semester pertama tahun 2026 dan adanya transformasi pada perusahaan.
Lem Rajawali berencana memperkuat ekspansi produknya keluar pulau Jawa di kota-kota besar di Indonesia terutama di Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Perusahaan akan meningkatkan alokasi investasi hingga 60% untuk pengembangan produk dan penguatan pasar pasca transformasi. Dalam rencana tiga sampai lima tahun ke depan, tambahan wilayah di Indonesia yang akan menjadi pertumbuhan bisnis ini yaitu Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan pasar ekspor.



