BISNISJAKARTA.co.id – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) memperluas peluang kerja sama bisnis dan investasi pengusaha perempuan Indonesia melalui penyelenggaraan International Women Business & Investment Forum (IWBIF) 2026 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada 15–16 Oktober 2026.
Forum internasional ini menjadi wadah bagi pengusaha perempuan lintas negara untuk memperkuat jejaring bisnis, menjajaki peluang investasi, serta membuka akses pasar baru, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Umum DPP IWAPI, Ir. Nita Yudi, MBA, mengatakan IWBIF untuk pertama kalinya diselenggarakan melalui kolaborasi IWAPI dengan Association Women Entrepreneur Conference (AWEC) dari China dan BRICS Women’s Business Alliance (WBA).
Menurut Nita, kerja sama tersebut diarahkan untuk memperluas peluang kolaborasi antarpengusaha perempuan, mulai dari pertukaran pengalaman, pengembangan usaha, hingga penjajakan investasi yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis pada masa mendatang.
“Tujuannya adalah untuk saling berkolaborasi dan berinvestasi. Yang penting adalah untuk kemajuan perempuan pengusaha di masa depan,” ujar Nita dalam forum tersebut.
IWAPI Miliki Lebih dari 40 Ribu Anggota
Nita menjelaskan, selama 51 tahun berkiprah, IWAPI konsisten mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui penguatan kapasitas dan pengembangan usaha. Saat ini, IWAPI memiliki lebih dari 40 ribu anggota yang tersebar di 38 provinsi dan 389 kabupaten/kota di Indonesia.
Sebanyak 98 persen anggota IWAPI merupakan pelaku UMKM. Besarnya jaringan tersebut menjadi modal strategis untuk memperluas akses pengusaha perempuan terhadap pasar, mitra bisnis, dan peluang investasi internasional.
IWAPI juga dipercaya menjadi focal point Indonesia dalam ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN), jejaring pengusaha perempuan di kawasan ASEAN. Selain itu, IWAPI berperan sebagai perwakilan Indonesia dalam jejaring BRICS Women’s Business Alliance.
Keterlibatan dalam berbagai jejaring internasional tersebut membuka ruang bagi pengusaha perempuan Indonesia untuk membangun kemitraan dengan pelaku usaha dari negara lain.
Dorong Akses Pasar dan Investasi Lintas Negara
Melalui IWBIF 2026, IWAPI mendorong agar kolaborasi internasional tidak berhenti pada pertemuan dan pertukaran gagasan, tetapi berlanjut menjadi kemitraan usaha, perluasan akses pasar, serta realisasi peluang investasi.
Bagi pelaku UMKM, jejaring internasional dapat menjadi pintu masuk untuk menjangkau pasar baru, menemukan mitra distribusi, mempelajari praktik bisnis dari negara lain, dan mengembangkan daya saing produk.
Namun, manfaat ekonomi dari forum tersebut akan sangat bergantung pada tindak lanjut konkret, seperti kesepakatan bisnis, program pendampingan, akses pembiayaan, dan peluang perdagangan yang dapat dimanfaatkan anggota.
Karena itu, keberlanjutan komunikasi dan kerja sama antarpengusaha menjadi salah satu faktor penting agar peluang yang terbuka melalui forum internasional dapat memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha.
Perkuat Peran Perempuan dalam Perekonomian
Penyelenggaraan IWBIF 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam kegiatan bisnis dan investasi melalui kolaborasi lintas negara.
Dengan jaringan anggota yang tersebar secara nasional dan mayoritas bergerak di sektor UMKM, IWAPI memiliki potensi untuk menjembatani pengusaha perempuan Indonesia dengan mitra bisnis internasional.
Nita berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong kemajuan perempuan pengusaha pada masa mendatang. Tantangan selanjutnya adalah menerjemahkan peluang yang terbuka melalui forum ini menjadi perluasan akses pasar, peningkatan kapasitas, dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.



