Bisnisjakarta.co.id – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-21, Bandung TV menggandeng Gatot Kaca Production untuk menggelar Pasanggiri Pupuh Kreasi dan Pasanggiri Jaipongan di Studio Bandung TV, Jalan Pacuan Kuda Nomor 63, Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 25 Januari 2026.
Ajang pelestarian budaya Sunda ini diikuti oleh belasan peserta dalam Pasanggiri Pupuh Kreasi serta lebih dari 84 peserta pada Pasanggiri Jaipongan.
Peserta terbagi dalam tiga jenjang, yaitu SD, SMP, dan SMA. Tidak hanya berasal dari Kota Bandung, peserta dari berbagai daerah lain juga turut ambil bagian memeriahkan kompetisi seni tradisional tersebut.
Direktur Bandung TV, Alit Suwirya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen stasiun televisi lokal tersebut dalam menjaga dan merawat budaya Sunda sesuai dengan slogan “Jati Diri Pasundan”.
“Kami akan terus berkreasi menyelenggarakan event-event kebudayaan sesuai dengan slogan kami, yakni Bandung TV, Jati Diri Pasundan,” ujar Alit.
Selain Pasanggiri Jaipongan yang telah menjadi agenda rutin, Bandung TV tahun ini menghadirkan terobosan baru melalui Pasanggiri Pupuh Kreasi.
“Hari ini juga ada sesuatu yang baru kami coba, yaitu Pasanggiri Pupuh Kreasi. Pada perlombaan hari ini, kami berhasil mengajak 12 peserta dari kategori SD, SMP, dan SMA,” jelasnya.
Perwakilan dewan juri Gatot Kaca Production, Bibin Sobirin, mengapresiasi pelaksanaan lomba yang dinilainya mampu menjaga kelangsungan seni budaya daerah.
“Menurut saya, lomba di Bandung TV ini sangat bagus dan sangat melestarikan seni budaya,” katanya.
Ia menyebutkan jumlah peserta Jaipongan mencapai sekitar 85 orang, mulai dari usia TK hingga SMA. Penilaian mencakup aspek wirahma (irama), wiraga (gerak), wirasa (penghayatan), serta totalitas penampilan, dengan penekanan pada teknik.
Juri lainnya, Anggraeni, berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan. “Semoga Pasanggiri Jaipongan ini terus tetap ada dan terus dilestarikan, karena tarian Jaipongan ini merupakan salah satu kesenian tradisi Jawa Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Dian Hendrayana, budayawan sekaligus juri Pasanggiri Pupuh, menilai Bandung TV tetap konsisten menjunjung tinggi nilai budaya di tengah arus modernisasi.
“Dengan terselenggaranya pasanggiri kebudayaan Sunda Pupuh Kreasi dan Jaipongan ini, diharapkan dapat menambah nilai kecintaan masyarakat Kota Bandung dan Jawa Barat umumnya terhadap budaya lokal,” harap Dian.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas usia ke-21 Bandung TV. “Semoga tetap jaya dan sukses,” tuturnya.
Menurutnya, penyelenggaraan pasanggiri menjadi benteng budaya sekaligus sarana edukasi masyarakat tentang kesenian Sunda melalui program dan kegiatan nyata.
Berikut daftar para juara Pasanggiri Pupuh Kreasi dan Pasanggiri Jaipongan:
Daftar Juara Pasanggiri Pupuh Kreasi
Kategori SD
Juara 1: Hafizh Taufar Nurrahman – Pupuh Gurisa (SDN 021 Ciporeat)
Juara 2: Charissa Latifah Zahra – Harta Pada Nareangan (SDN 126 Babakan)
Juara 3: Ziya Misha – Pupuh Maskumambang (SDN Percobaan)
Kategori SMP
Juara 1: Fika Zaskia – Tembang Atikan Sinom (SMPN 16 Cileunyi)
Juara 2: Muhamad Rizky Junior – Tembang Atikan Sinom (SMPN 16 Bandung)
Juara 3: Maya Anisa Nur Rizki – Pupuh Dangdanggula (SMP 3 Cileunyi)
Kategori SMA
Juara 1: Fiza Tri Lazuari – Tembang Atikan Sinom (SMKN 10 Bandung)
Juara 2: Hamdan Kurniawan – Sinom Tembang Atikan (SMKN 10 Bandung)
Daftar Juara Pasanggiri Jaipongan
Kategori TK
Juara 1: No Urut 04 – Rizkia Humaira Putri
Juara 2: No Urut 13 – Nayla Adzkiya Nur
Kategori SD
Juara 1: No Urut 31 – Freya Damara A
Juara 2 (1): No Urut 30 – Aqillah Khansa
Juara 2 (2): No Urut 24 – Syakila Nur Samsya
Kategori SD 4–6
Juara 1: No Urut 57 – Nuri Minnatun R
Juara 2 (1): No Urut 47 – Shakila Auralia Qolbi
Juara 2 (2): No Urut 56 – Inne Agna Azzahra
Kategori SMP–SMA
Juara 1: No Urut 77 – Alvisha Aliani P
Juara 2 (1): No Urut 83 – Cinta Adila
Juara 2 (2): No Urut 69 – Maulidyah Nurmawan
Juara Umum
Nuri Minnatun R
Melalui kegiatan Pasanggiri Pupuh Kreasi dan Jaipongan ini, Bandung TV kembali menegaskan perannya sebagai televisi lokal yang berkomitmen menjaga, melestarikan, dan memajukan budaya Sunda.
Ke depan, berbagai agenda kebudayaan akan terus digelar sejalan dengan semangat “Bandung TV Jati Diri Pasundan”.***



