Gaya HidupHeadline

Ratusan Orang Datang ke Kota Kasablanka untuk Satu Pesan Ini: “Udah, Gini Aja!”

BISNISJAKARTA.co.id – Ada sesuatu yang terasa berbeda di Wayang Bistro, Kota Kasablanka Mall, Sabtu siang itu. Ratusan orang datang dan memenuhi ruangan—bukan untuk diskon, bukan untuk konser, dan bukan pula untuk peluncuran produk. Mereka datang untuk satu kalimat sederhana yang ternyata mengguncang banyak hati: “Udah, Gini Aja!”

Kalimat tersebut disampaikan oleh Sunil R. Tolani—penulis, Founder MindsetMerdeka, sekaligus Co-Founder BigThinkersID Podcast Media—dalam acara “Dari Diri, ke Karya, ke Dampak”, sebuah Creative Business Gathering hasil kolaborasi IDMC x MindsetMerdeka yang dirangkai dengan sesi Meet & Greet & Book Signing.

Dipandu oleh Cahyadi Pakeh sebagai moderator dan Fizly Ciputri sebagai MC, acara ini menjelma menjadi ruang yang jujur dan aman bagi mereka yang selama ini terlihat sibuk, produktif, dan “baik-baik saja”—namun diam-diam merasa kosong. Diskusi semakin mendalam bersama para panelis Christina Lie, Adit MKM, dan Ryan Kristo, yang membedah realita dunia kreatif dan bisnis: mengapa banyak orang tampak sukses, tetapi tidak pernah merasa benar-benar hidup.

“Kita terlalu sibuk mengejar hidup, sampai lupa menikmatinya,” ungkap Sunil dalam salah satu momen reflektif yang disambut keheningan penuh makna dari para peserta.

Pada kesempatan yang sama, Sunil R. Tolani juga merilis karya terbarunya dalam format digital, sebuah eBook berjudul “Terlalu Sibuk Untuk Hidup.” Karya ini menjadi kelanjutan dari pesan yang digaungkan dalam acara—tentang keberanian berhenti sejenak, menyederhanakan, dan kembali hadir dalam hidup yang sedang dijalani.

Kehadiran sejumlah tokoh VIP lintas industri seperti Dr. dr. Pinpin Bakhtiar, Dr. Taufan Teguh Akbari, James Gwee, Roby Tan, Tabitha Napitupulu, Wilson Tan, serta tamu undangan lainnya, semakin menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar sesi tanda tangan buku. Lebih dari itu, “Dari Diri, ke Karya, ke Dampak” dipandang sebagai sebuah gerakan—ajakan kolektif untuk membangun makna, bukan hanya pencapaian.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button